Netizen Ribut Soal Donasi Buat Ibu Pemilik Warteg yang Dirazia

Siswanto

Minggu, 12 Juni 2016 | 16:27 WIB
Netizen Ribut Soal Donasi Buat Ibu Pemilik Warteg yang Dirazia
Ilustrasi warung Tegal di bulan puasa [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Penggalangan dana buat pemilik warung Tegal, Ibu Saeni, yang terkena razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Serang, Banten, hingga penutupan donasi pada Minggu (12/6/2016) sekitar jam 12.00 WIB, telah terkumpul sebanyak Rp265.534.758.

Aksi sosial yang digalang oleh netizen bernama Dwika Putra sebagai bentuk keprihatinan atas tindakan petugas satpol PP yang merazia dan menyita makanan dagangan Ibu Saeni dengan alasan berjualan di bulan puasa pada siang hari.

Tak semua netizen menyambut suka cita dengan aksi sosial tersebut. Mereka mempertanyakan kenapa tidak ada aksi sosial serupa buat warga yang terkena dampak letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara.

"Untuk ibu warteg kalian bisa bla bla bla... tapi sama korban Sinabung kalian diam saja..." yaelah, judgmental. berasa paling baik," kata salah satu netizen.

Uang sebesar Rp265.534.758 yang digalang melalui media sosial terkumpul hanya dalam hitungan jam, tak lama setelah peristiwa razia warteg Ibu Saeni ditayangkan televisi.

Netizen lain mengapresiasi niat baik warga yang membantu ibu Saeni yang menjadi korban razia. Tetapi, dia mengingatkan saat ini masih banyak pengungsi yang terkena dampak letusan Gunung Sinabung yang membutuhkan uluran tangan.

"Seneng aseli liat respon orang2 buat bantu Ibu warteg yang dirazia udah 70jt. Tapi ini ada #SinabungMemanggil loh :(" tulisnya.

Tetapi sebenarnya, banyak aksi sosial kemanusiaan untuk warga di sekitar Gunung Sinabung yang digalang melalui media sosial. Hanya saja, aksi tersebut tak seheboh aksi buat Ibu Saeni.

Itu sebabnya, seorang netizen berharap jangan sampai niat baik ini malah kontraproduktif karena polemik.

"Saya harap penggalangan dana Sinabung dan Ibu warteg tidak sampai menjadi polemik berkepanjangan, harus diapresiasi kedua-duany…" tulis seorang netizen.

Peristiwa yang menimpa Ibu Saeni memang menyita perhatian publik dalam dua hari terakhir.

Bahkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sampai ikut bicara. Jusuf Kalla menentang tindakan Satpol PP merazia warung makan, soalnya tidak ada aturan yang melarang warga jualan makanan di bulan puasa pada siang hari.

Bahkan, Mendagri sampai ikut menyumbang dana buat Ibu Saeni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla Ikut Menentang Satpol PP Razia Warteg di Bulan Puasa

Jusuf Kalla Ikut Menentang Satpol PP Razia Warteg di Bulan Puasa

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 14:43 WIB

Tahu Diri Bulan Puasa, Warteg di Ibu Kota Kompak Pakai Tirai

Tahu Diri Bulan Puasa, Warteg di Ibu Kota Kompak Pakai Tirai

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 13:47 WIB

Polisi Kasihan Pada Ibu Pemilik Warteg yang Dirazia Satpol PP

Polisi Kasihan Pada Ibu Pemilik Warteg yang Dirazia Satpol PP

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 13:09 WIB

Donasi Buat Pedagang Warteg Korban Razia Capai Rp200 Juta Lebih

Donasi Buat Pedagang Warteg Korban Razia Capai Rp200 Juta Lebih

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×