PPP Nilai Koalisi Partai Islam Belum Tentu Laku di Pilgub Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 15 Juni 2016 | 06:14 WIB
PPP Nilai Koalisi Partai Islam Belum Tentu Laku di Pilgub Jakarta
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2016-2021 terpilih, Romahurmuziy (kiri) bersama Wakil Ketua PPP Suharso Monoarfa (tengah) memperlihatkan surat ijin kunjungan di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy menilai kekuatan partai politik berbasis Islam belum tentu bisa meraih suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

Menurut Romi, sapaan akrab Romahurmuziy peluang kemenangan di Pilkada DKI lebih ditentukan dengan sosok figur yang diusung parpol.

"Dalam pilkada dan juga ke depannya saya kira koalisi yang didasarkan agama kurang relevan karena pilkada menang kalahnya tidak tergantung pada parpol pengusung tapi juga pada calon yang diusung. Sehingga tidak ada linearitas antara calon dengan partai yang mengusung," kata Romi saat menggelar konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (14/6/2016)

PPP tidak akan mengusung calon independen yang maju di Pilkada. Romi berkaca dari Pilkada Serantak 2015 lalu. Menurutnya dari sekian Pilkada di Daerah pemenangan mutlak diraih calon yang diusung parpol.

"Tetapi sebaliknya juga kita lihat dari kemenangan pilkada serentak 2015, bahwa nyatanya jalur independen hanya menghasilkan 17 dari 269 yang menang. Artinya parpol lah yang sesuai dengan jalur demokrasi mampu memproduksi calon kepala daerah," katanya.

Lebih lanjut, Romi mengatakan PPP telah menargetkan pemenangan lebih tinggi Pilkada Serentak. Saat ini, lanjut dia, PPP masih menyoroti hasil survei yang mengukur elektabilitas dari calon-calon yang maju di Pilkada Serentak.

"Kami secara intens melihat koalisi dan dukungan berdasarkan elektabilitas bakal calon. Karena tidak ada lagi, kami berani memasang target lebih tinggi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Belum Punya Pilihan Calon Gubernur DKI

PPP Belum Punya Pilihan Calon Gubernur DKI

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 21:34 WIB

PDIP Dapat 27 Bakal Calon Gubernur DKI, Akan Dipilih 5 Orang

PDIP Dapat 27 Bakal Calon Gubernur DKI, Akan Dipilih 5 Orang

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 05:45 WIB

PDIP Sebut Calon Gubernur DKI Harus Dekat dengan Jokowi

PDIP Sebut Calon Gubernur DKI Harus Dekat dengan Jokowi

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 02:01 WIB

Apa Kata Surya Paloh Jika Ahok Tergiur Bujukan PDIP?

Apa Kata Surya Paloh Jika Ahok Tergiur Bujukan PDIP?

News | Selasa, 07 Juni 2016 | 22:26 WIB

Masyarakat Bisa Gugat Jika Tak Setuju dengan UU Pilkada Baru

Masyarakat Bisa Gugat Jika Tak Setuju dengan UU Pilkada Baru

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 11:40 WIB

Ini Alasan Ahok Bantah Beri Sinyal Gandeng Djarot

Ini Alasan Ahok Bantah Beri Sinyal Gandeng Djarot

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 07:33 WIB

Terkendala Dua Hal Ini, Pengesahan Revisi UU Pilkada Ditunda

Terkendala Dua Hal Ini, Pengesahan Revisi UU Pilkada Ditunda

News | Senin, 30 Mei 2016 | 18:20 WIB

Presiden Minta Syarat Calon Independen Tak Diperberat

Presiden Minta Syarat Calon Independen Tak Diperberat

News | Senin, 30 Mei 2016 | 18:01 WIB

KPUD Janji Serahkan Pelanggaran SARA ke Bawaslu

KPUD Janji Serahkan Pelanggaran SARA ke Bawaslu

News | Senin, 16 Mei 2016 | 18:47 WIB

Pemprov DKI Berikan Hibah Rp478 Miliar untuk Pilgub 2017

Pemprov DKI Berikan Hibah Rp478 Miliar untuk Pilgub 2017

News | Senin, 16 Mei 2016 | 16:45 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB