Isu Relawan Dapat 30 M, Sindiran Nyelekit Ahok Buat Anggota DPR

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 16 Juni 2016 | 11:31 WIB
Isu Relawan Dapat 30 M, Sindiran Nyelekit Ahok Buat Anggota DPR
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang [suara.com/Meg Phillips]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyindir anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang. Kemarin, dalam rapat dengar pendapat dengan KPK, Junimart mempertanyakan informasi yang dia terima bahwa ada duit Rp30 miliar dari pengembang reklamasi Teluk Jakarta melalui staf Ahok, Sunny Tanuwidjaya, untuk Teman Ahok -- organisasi pendukung Ahok ke pilkada Jakarta melalui jalur non partai politik.

"Makanya saya bilang pertama gini, saya kan pernah anggota DPR, enak banget coba dia mau ngomong apa saja dia punya hak imunitas nggak bisa dituntut," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Ahok menilai pertanyaan Junimart sudah mengarah ke fitnah. Ketika ditanya apakah akan menggugat, Ahok mengatakan anggota DPR tidak bisa digugat.

"Nggak bisa digugat dia, ini bisa main politik nih (Junimart)," kata Ahok.

Ahok menyarankan kepada Junimart dan Komisi III untuk memanggil relawan Teman Ahok untuk menjelaskan isu menerima dana Rp30 miliar dari pengembang reklamasi Teluk Jakarta. Dengan demikian, mereka mendapatkan informasi secara jelas.

"Harusnya kalau ada tuduhan begitu dia periksa saja yang dituduh (Teman Ahok). Buktinya mana? Saya profesional saja," ujar Ahok.

Salah satu inisiator Teman Ahok Singgih Widiastono membantahnya.

"Tidak ada," kata Singgih kepada Suara.com.

Singgih mengaku kaget dengan kemunculan isu tersebut.

"Ini agak aneh, kok kami dibawa-bawa," tutur Singgih.

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan sedang menyiapkan surat perintah penyelidikan atas dugaan aliran uang dari pengembang kepada teman Ahok.

Menanggapi hal tersebut, Singgih mempersilakan penyidik KPK untuk menyelidiki keuangan Teman Ahok. Singgih mengatakan organisasinya sangat terbuka.

"Kami siap. Silakan, kami terbuka untuk diselidiki. Dan kami kan terbuka. kami," kata dia.


Singgih mengatakan sumber uang untuk kegiatan operasional relawan Teman Ahok selama ini berasal dari hasil penjualan merchandise.

"Kami dana operasionalnya dari merchandise, tak ada yang lain-lain," kata dia.

Ketika ditanya, darimana isu tersebut muncul kalau tak ada dasarnya? Singgih mengatakan tidak tahu.

"Kami belum tahu yang berkembang seperti apa. Kami prinsipnya siap saja diselidiki. Kami melakukan hal yang benar selama ini," katanya.

Staf Ahok, Sunny Tanuwidjaja, membantah menyatakan tak tahu menahu perihal aliran dana tersebut, apalagi disebutkan melalui dirinya.

"Nggak ada," kata Sunny usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap pembahasan dua raperda tentang reklamasi Teluk Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Duit 30 M Mengalir ke Teman Ahok, Ahok Samakan Sumber Waras

Isu Duit 30 M Mengalir ke Teman Ahok, Ahok Samakan Sumber Waras

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 10:53 WIB

Disebut Terima Duit Rp30 M dari Reklamasi, Ini Jawaban Teman Ahok

Disebut Terima Duit Rp30 M dari Reklamasi, Ini Jawaban Teman Ahok

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 10:39 WIB

Ahok Merasa Difitnah soal Duit Rp30 M ke Teman Ahok

Ahok Merasa Difitnah soal Duit Rp30 M ke Teman Ahok

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 09:44 WIB

Teman Ahok: Pertanda Baik Banyak Partai Dukung Ahok

Teman Ahok: Pertanda Baik Banyak Partai Dukung Ahok

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 05:27 WIB

Hanura Bebaskan Pilihan Jalur Ahok Maju Pilkada DKI

Hanura Bebaskan Pilihan Jalur Ahok Maju Pilkada DKI

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 21:55 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×