KPK vs BPK, PPATK Tunggu Permintaan Audit Forensik Sumber Waras

Kamis, 16 Juni 2016 | 15:30 WIB
KPK vs BPK, PPATK Tunggu Permintaan Audit Forensik Sumber Waras
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan menunggu permintaan untuk melakukan audit forensik atas pembelian tanah untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

"Kami menunggu perkembangan lebih lanjut dari BPK atau KPK, prinsipnya kami membantu semua pihak yang meminta bantuan kepada kita," kata Ketua PPATK Muhammad Yusuf di DPR, Kamis (16/6/2016).

Hal ini menyusul adanya beda pendapat antara KPK dan BPK. KPK menyatakan tidak ada perbuatan melanggar hukum dalam proses pembelian lahan oleh pemerintah Jakarta, sementara hasil audit investigatif BPK menemukan indikasi kerugian negara.

Yusuf enggan menanggapi lebih jauh mengenai perbedaan pendapat antara kedua lembaga negara.

"Kami no comment," kata Yusuf.

Kemarin, dalam rapat kerja Komisi III dan KPK, anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang mengimbau KPK untuk meminta PPATK melakukan audit forensik.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief menyatakan telah meminta penyelidikan forensik kepada PPATK.

"Kami minta PPATK, kami cek, periksa orangnya jadi untuk hal lokasi tanah yang lokasinya tertulis dalam surat tanah, dan banyak sekali yang kami ketahui dari forensik itu," kata Laode, Rabu (15/6/2016).

Dugaan penyimpangan dalam pembelian sebagian lahan untuk RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI mulai diselidiki KPK pada 20 Agustus 2015. Kasus ini pertamakali muncul dari hasil audit BPK Provinsi Jakarta atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta pada 2014.

BPK Provinsi Jakarta menilai ada indikasi penyimpangan prosedur pembelian lahan. Sebab, harga lahan yang dibeli jauh lebih mahal sehingga ada indikasi merugikan keuangan daerah sebesar Rp191 miliar.

BPK RI kemudian mengaudit investigasi ulang pembelian tersebut atas permintaan KPK. Hasilnya sudah diserahkan kepada KPK.

Di berbagai kesempatan, Ahok membantah pembelian sebagian lahan terlalu mahal. Menurut Ahok, harganya sudah sesuai NJOP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI