Dukungan Golkar ke Ahok Ternyata Belum Final, Bisa Evaluasi Lagi

Siswanto, Dian Rosmala

Kamis, 16 Juni 2016 | 21:11 WIB
Dukungan Golkar ke Ahok Ternyata Belum Final, Bisa Evaluasi Lagi
Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Dukungan Partai Golkar terhadap Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada pilkada Jakarta periode 2017-2022 ternyata belum diputuskan secara resmi di tingkat dewan pimpinan pusat partai. Sementara ini, Ahok baru mendapat dukungan dari DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

"Seperti janji saya, pada saat saya menjadi ketua umum dalam pelantikan-pelantikan bahwa saya memberi kepada tingkat satu tingkat dua dan provinsi dan juga pihak kabupaten untuk bisa memutuskan," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Meski DPD Partai Golkar DKI Jakarta sudah membuat keputusan, hal tersebut akan diproses lagi di tingkat Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi DKI Jakarta dan musyawarah daerah yang akan diselenggarakan akhir pekan ini.

"Apa yang sudah diputuskan, tentu saya menghormati. Dan masih ada hal-hal nanti di DPRD tingkat satu dan ada musda, nanti setelah musda kita lihat perkembangannya," tutur Novanto.

Selain itu, Novanto juga akan meminta pertimbangan dewan pembina terlebih dahulu. Hal ini menegaskan DPP memang belum membuat keputusan resmi jelang pilkada Jakarta.

"Tentu saya menghargai juga apa yang diberikan pendapat ketua dewan pembina, saya sangat hormat, saya sangat menghargai kepada dewan pembina," kata Novanto.

Novanto menambahkan semua pertimbangan yang ada, termasuk keputusan DPD Partai Golkar DKI, akan dijadikan pertimbangan di tingkat DPP.

"Bagaimana mekanisme yang ada, kita tunggu saja Perkembangannya. Apa yang sudah diputuskan, apa yang sudah dirumuskan, tentu itu akan menjadi pertimbangan daripada saya dan tentu DPD Partai itu sendiri," kata Novanto.

DPP Golkar Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada Ahok di Hotel Fairmont, Jalan Asia Afrika, Jakarta, Selasa (14/6/2016). Deklarasi dibacakan oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar DKI Yorrys Raweyai.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPP Golkar Agun Gunandjar, Freddy Latumahina, dan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Golkar Ramli Muhammad.

Menurut Yorrys dukungan ini sudah didasarkan pada hasil kajian dan perbincangan politik yang dilakukan Partai Golkar selama beberapa hari terakhir.

"Maka disepakati Golkar mendukung saudara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai calon gubernur DKI 2017 yang akan datang," ujar Yorrys.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Usir Wartawan, Lulung: Dia Kelihatan Banyak Masalah

Ahok Usir Wartawan, Lulung: Dia Kelihatan Banyak Masalah

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 19:53 WIB

Pendukung Djarot: Ahok Memang Bagus, Tapi Djarot Lebih Manusiawi

Pendukung Djarot: Ahok Memang Bagus, Tapi Djarot Lebih Manusiawi

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 19:44 WIB

Tanya Isu Uang Rp30 M ke Teman Ahok, Ahok Usir Wartawan

Tanya Isu Uang Rp30 M ke Teman Ahok, Ahok Usir Wartawan

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 13:08 WIB

Isu Relawan Dapat 30 M, Sindiran Nyelekit Ahok Buat Anggota DPR

Isu Relawan Dapat 30 M, Sindiran Nyelekit Ahok Buat Anggota DPR

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 11:31 WIB

Isu Duit 30 M Mengalir ke Teman Ahok, Ahok Samakan Sumber Waras

Isu Duit 30 M Mengalir ke Teman Ahok, Ahok Samakan Sumber Waras

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 10:53 WIB

Terkini

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:05 WIB

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 21:00 WIB

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

×