Suap Ringankan Vonis, Ruhut Ingin Bang Ipul Dihukum Super Berat

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:58 WIB
Suap Ringankan Vonis, Ruhut Ingin Bang Ipul Dihukum Super Berat
Saipul Jamil sebelum menjalani sidang kasus pelecehan seksual di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (6/6/2016) [suara.com/Ismail]
Anggota Fraksi Demokrat DPR Ruhut Sitompul mengatakan pedangdut Saipul Jamil yang menjadi terdakwa kasus pencabulan anak di bawah umur atau belakangan dikenal kasus "hap hap" perlu diperberat hukumannya kalau terbukti menyuap Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk meringankan hukuman. 
 
"Ini harus dihukum seberat-beratnya," kata Ruhut, Jumat (17/6/2016).
 
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers, Kamis (16/6/2016), menjelaskan uang suap tersebut berkaitan dengan penanganan perkara Saipul Jamil. Uang diberikan agar majelis hakim memberikan vonis lebih ringan.
 
Alhasil, dalam vonis pada hari Selasa (14/6/2016), Saipul hanya divonis tiga tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Utara. Vonis jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni tujuh tahun penjara dan denda Rp100 juta.
 
"Apa yang terjadi dengan kasus Saipul Jamil ada kaitannya dengan korupsi. Dan, kalau bicara pengadilan, aku sudah karatan 35 tahun di pengadilan. ‎Sudahlah pengadilan ini nggak tahu gimana mau bersih. Markusnya ini sudah kebangetan, mulai dari pengacara, hakim, aparat penegak hukum lainya," kata dia.
 
Ruhut mengingatkan Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti ‎undang-undang tentang perlindungan anak. Dalam ketentuan perppu ada pemberatan hukuman terhadap kejahatan seksual, di antaranya hukuman kebiri kimia.
 
"Kalau (suap) ini benar terbukti, hukuman Saipul ‎harus ditambah. Karena ini tidak main-main, perbuatannya yang melakukan pemerkosaan itu melawan hukum kepada anak-anak di bawah umur. Mereka manusia biadab yang harus dihukum seberat-beratnya," kata Ruhut.
 
Operasi tangkap tangan berlangsung pada Rabu (15/6/2016). KPK menetapkan empat tersangka yaitu dua pengacara Saipul Jamil bernama Berta Natalia dan Kasman Sangaji, lalu Rohadi, dan kakak kandung Saipul Jamil bernama Samsul Hidayatullah.

Dari operasi tersebut, KPK mengamankan uang yang diduga suap sebesar Rp250 juta yang baru diterima Rohadi.

Usai diperiksa KPK, Samsul membantah ada penyuapan.

"Nggak ada (suap ke majelis hakim), nggak ada itu. Apalagi itu (suap sampai Rp1 miliar), nggak ada," kata Samsul ketika hendak ditahan KPK, Kamis (16/6/2016).

Kasman juga membantah. Dia mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan PN Jakarta Utara. Dia menegaskan hanya fokus untuk membela Saipul Jamil.

"Saya hanya berkonsentrasi bagaimana membela Saipul Jamil di persidangan," kata Kasman sebelum ditahan.

Kasman mengatakan tidak pernah membicarakan soal uang dengan siapa pun selama mengurus kasus Saipul Jamil.

"Saya tidak pernah tahu ada uang. Saya tidak pernah ada komunikasi tentang uang.Semua yang berbicara tentang uang apa segala macam tidak pernah ada komunikasi dengan siapapun," katanya.

Rohadi sebagai tersangka penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagai diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 kesati KUHP.

Sementara, Bertha, Kasman, dan Samsul yang jadi tersangka pemberi suap kena pasal berbeda. Ketiganya dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaya Santai Kakak Saipul Jamil Saat akan Ditahan KPK

Gaya Santai Kakak Saipul Jamil Saat akan Ditahan KPK

Entertainment | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:31 WIB

Suap Ringankan Vonis, KPK Sita Mobil Pengacara Ipul dan Panitera

Suap Ringankan Vonis, KPK Sita Mobil Pengacara Ipul dan Panitera

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:08 WIB

Panitera PN Jakarta Utara Ditahan KPK

Panitera PN Jakarta Utara Ditahan KPK

Foto | Jum'at, 17 Juni 2016 | 13:33 WIB

Tersandung Kasus Ipul, MA akan  Berhentikan Panitera PN Jakut

Tersandung Kasus Ipul, MA akan Berhentikan Panitera PN Jakut

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 13:28 WIB

Suap Ringankan Vonis Saipul Jamil, Tambah Daftar Hitam Hukum

Suap Ringankan Vonis Saipul Jamil, Tambah Daftar Hitam Hukum

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 12:33 WIB

Terkini

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

×