Seperti Inilah Teknik CIA Siksa Tawanan Teroris, Sungguh Kejam

Ruben Setiawan

Jum'at, 17 Juni 2016 | 16:11 WIB
Seperti Inilah Teknik CIA Siksa Tawanan Teroris, Sungguh Kejam
Direktur CIA John Brennan. (Reuters)

Suara.com - Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) membuka dokumen rahasia berisi pedoman teknik interogasi brutal yang mereka gunakan terhadap para terduga teroris menyusul insiden serangan teror 11 September 2001 silam.

Dokumen tersebut memuat sejumlah teknik mengerikan. Dari sebanyak 50 pedoman yang dibuka, sebagai tanggapan atas pemintaan pengungkapan informasi dari Serikat Kebebasan Sipil Amerika (ACLU), salah satunya adalah metode menahan terduga teroris ke dalam sebuah kotak yang hanya pas untuk menampung tubuh mereka. Namun, menurut seorang personel medis, metode tersebut dinilai tidak terlalu efektif.

Dalam dokumen tersebut juga ada informasi soal Abu Zubayday, seorang tahanan yang ditangkap pada tahun 2002 dan mendekam dalam kotak tersebut selama 226 jam (sekitar 9 hari). Sebuah dokumen lain menyebut bahwa Zubayday mungkin sudah mau bekerjasama dengan para penginterogasi jika tidak diperlakukan demikian.

"Para penginterogasi CIA mengatakan kepada Abu Zubayday bahwa satu-satunya cara ia keluar dari fasilitas penahanan adalah dengan masuk kotak tahanan berbentuk peti," demikian dikatakan dalam dokumen tersebut.

Penyiksaan rinci yang disampaikan oleh The Office of Medical Staff (OMS) mencakup bagaimana caranya membuat tahanan kurang tidur, membatasi asupan kalori kepada tahanan, serta cara yang benar untuk melakukan "waterboarding" atau menenggelamkan kepala tahanan ke dalam bak berisi air.

Dalam sebuah dokumen tahun 2004 yang berjudul "Description of Physical Pressures", dibahas sejumlah teknik penyiksaan secara fisik maupun psikis, termasuk tamparan pada wajah, popok bayi, serangga, hingga penguburan tipuan.

"Salah satu kemungkinannya adalah untuk mengancam tahanan memberikan serangga penyengat ke dalam kotak penahanan dengan si tahanan di dalamnya, namun sebenarnya yang dimasukkan adalah serangga yang tidak berbahaya," demikian dikatakan dalam dokumen tersebut.

Sementara, untuk penguburan tipuan ini biasanya tahanan dimasukkan ke dalam peti yang sebenarnya sudah diberi lubang udara tersembunyi, menghindari agar tahanan tidak meninggal karena kehabisan napas.

Wakil Direktur Hukum ACLU, Jameel Jaffer, mengatakan bahwa apa yang diungkap CIA tidak seperti apa yang terjadi sesungguhnya di lapangan.

"Catatan rahasia yang baru dibuka ini mengungkap rincian kepada publik mengenai program penyiksaan CIA dan menutupi tingkat kekejaman metode yang digunakan badan tersebut di tempat-tempat rahasia mereka di seluruh dunia".

Sementara itu, juru bicara CIA mengatakan, "Peristiwa serangan 9/11 (11 September) akan selamanya tersimpan dalam ingatan seluruh warga negara Amerika yang menyaksikan tragedi terbesar dalam sejarah di negara kita".

"Dokumen yang dibuka hari ini mencerminkan beragam pandangan berbeda yang terbentuk sepuluh tahun silam dalam CIA dengan performa badan ini sebelum peristiwa 9/11," kata si juru bicara. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Pejabat FBI dan CIA Wanti-wanti Sesuatu Lebih Buruk Bisa Terjadi di Piala Dunia 2026

Eks Pejabat FBI dan CIA Wanti-wanti Sesuatu Lebih Buruk Bisa Terjadi di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:53 WIB

Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:26 WIB

Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:04 WIB

Billy Corgan 'The Smashing Pumpkins' Menduga Musik Rock Sengaja Diredam CIA

Billy Corgan 'The Smashing Pumpkins' Menduga Musik Rock Sengaja Diredam CIA

Entertainment | Senin, 06 April 2026 | 15:05 WIB

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

News | Senin, 06 April 2026 | 06:13 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Siapa Joe Kent? Veteran Ranger dan Agen CIA yang Berani Lawan Kebijakan Trump di Perang Iran

Siapa Joe Kent? Veteran Ranger dan Agen CIA yang Berani Lawan Kebijakan Trump di Perang Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:47 WIB

Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran

Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:03 WIB

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:55 WIB

Terkini

5 Pilihan Benda Pembawa Hoki di Meja Kerja Menurut Feng Shui, Biar Rezeki Lancar dan Tidak Stres

5 Pilihan Benda Pembawa Hoki di Meja Kerja Menurut Feng Shui, Biar Rezeki Lancar dan Tidak Stres

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:57 WIB

Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang

Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang

Malang | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:57 WIB

Wajib Kalahkan Kamboja, Jordi Amat Ungkap Target Ambisius Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Wajib Kalahkan Kamboja, Jordi Amat Ungkap Target Ambisius Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:55 WIB

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:52 WIB

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Bekaci | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:50 WIB

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:46 WIB

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:39 WIB

×