Ungkap Info, Teman Ahok: Lima Bekas Relawan Sudah Lama Dipecat

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 22 Juni 2016 | 17:54 WIB
Ungkap Info, Teman Ahok: Lima Bekas Relawan Sudah Lama Dipecat
Pendiri komunitas Teman Ahok, Singgih Widiastono [suara.com/Nikolaus Tolen]
Pendiri komunitas Teman Ahok, Singgih Widiastono, mengungkapkan lima orang bekas Teman Ahok yang menyelenggarakan konferensi pers di restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, siang tadi, dulu keluar dari organisasi setelah dipecat karena dianggap sudah tak punya visi dan misi yang sama.

"Jadi lima orang yang tadi mengaku relawan Teman Ahok adalah betul, tapi mereka sudah dikeluarkan dari struktur organisasi Teman Ahok. Karena mereka tidak sesuai dengan visi misi Teman Ahok dimana data harus berintegritas, transparan semuanya, makanya kami keluarkan lima orang tersebut," kata Singgih dalam konferensi pers untuk menanggapi kelima bekas teman Ahok, di Sekretariat Teman Ahok, Griya Pejaten, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2016).

Menurut Singgih mereka merupakan barisan sakit hati. Singgih juga menyebut mereka tidak mengetahui banyak tentang Teman Ahok karena bukan pengurus pusat. Pengurus pusat Teman Ahok, katanya, hanya lima orang yaitu para pendiri.

"Mereka yang memberikan keterangan tadi tidak mengetahui internal kami, berapa jumlah posko, berapa biaya yang kami keluarkan, siapa penyumbang dananya, karena mereka bukan pengurus internal pusat Teman Ahok," kata Singgih.

Singgih mengatakan Teman Ahok sekarang sudah tidak bertanggungjawab dengan kelima orang tersebut.

"Kami tidak bertanggung jawab terhadap kenyamanan lima orang tadi, karena mereka bukan lagi termasuk anggota struktur relawan Teman Ahok lagi.Karena, bisa saja, ribuaan atau ratusan ribu bahan jutaan relawan Teman Ahok yang ada di luar sana bisa mengambil tindakan lain atau perbuatan mereka," kata Singgih.

Siang tadi, lima bekas Teman Ahok memberikan kesaksian dalam diskusi bertajuk Satu Juta KTP Fakta atau Dusta, Teman Ahok Relawan atau Karyawan'di Kafe Dua Nyonya Cikini. Antara lain, mereka mengungkapkan adanya dugaan manipulasi dalam proses pengumpulan KTP. Mereka mengaku kecewa dengan proses pengumpulan KTP. Selain itu, mereka juga mengungkapkan sistem honor kepada relawan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Latar Belakang Bekas Teman Ahok yang Ungkap di Balik Sejuta KTP

Latar Belakang Bekas Teman Ahok yang Ungkap di Balik Sejuta KTP

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 17:28 WIB

Lulung Desak Telusuri Aliran Dana ke Relawan Teman Ahok

Lulung Desak Telusuri Aliran Dana ke Relawan Teman Ahok

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 17:01 WIB

Anggota DPRD Curiga Logo HUT DKI -Teman Ahok Sengaja Dibuat Mirip

Anggota DPRD Curiga Logo HUT DKI -Teman Ahok Sengaja Dibuat Mirip

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 16:12 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB