Ingin Menekan Cina, AS Mulai Bermanuver di Laut Cina Selatan

Adhitya Himawan

Minggu, 03 April 2016 | 02:14 WIB
Ingin Menekan Cina, AS Mulai Bermanuver di Laut Cina Selatan
Senjata laser Angkatan Laut AS yang dipasang di kapal perang USS Ponce di Teluk Persia (Screenshot Facebook US Navy).

Suara.com - Pihak Angkatan Laut Amerika Serikat berencana untuk melakukan patroli di dekat pulau yang disengketakan di Laut China Selatan pada awal April ini. Sebuah sumber yang mengetahui rencana tersebut, pada Jumat (1/4/2016), mengatakan aksi tersebut mungkin dilakukan paling lambat minggu ketiga bulan ini. Manuver ini adalah rangkaian tantangan yang dimaksudkan untuk menegur manuver dari Cina.

Para pejabat AS lainnya, ketika dikonfirmasi oleh Reuters membantah bahwa aksi seperti itu sudah dekat. Tapi mereka menegaskan bahwa Pemerintah AS akan terus menantang apa yang dianggap klaim maritim sepihak oleh Cina.

AS telah melakukan apa yang mereka sebut "kebebasan navigasi" berupa latihan dalam beberapa bulan terakhir, berlayar dekat pulau yang disengketakan untuk menggarisbawahi haknya untuk mengarungi lautan. Para pejabat Angkatan Laut AS telah mengatakan mereka berencana untuk melakukan latihan lebih banyak dan semakin kompleks di masa depan.

"Kami secara rutin melakukan operasi tersebut di seluruh dunia untuk menantang klaim maritim yang sah akan membatasi hak dan kebebasan yang diberikan dalam hukum internasional. Hal ini berlaku untuk Laut Cina Selatan juga," kata pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.

USS Stennis, salah satu armada kapal tempur AS saat ini beroperasi di Laut Cina Selatan. Namun latihan navigasi berikutnya tidak mungkin dilakukan oleh kapal operator seperti Stennis, melainkan oleh sebuah kapal kecil.

Para ahli memprediksi AS tantangan berikutnya untuk berbagai klaim di Laut Cina Selatan bisa terjadi di dekat Mischief Reef, sebuah fitur yang diklaim oleh Filipina dan yang terendam saat pasang tinggi sebelum China memulai proyek pengerukan untuk mengubahnya menjadi sebuah pulau pada tahun 2014.

Mischief Reef sekarang situs salah satu dari tiga lapangan udara militer-panjang Cina telah dibangun di pulau buatan di kepulauan Spratly Islands.

kapal AS Navy teratur berpatroli di Laut Cina Selatan, sebuah lautan di mana lebih dari 5 triliun Dolar AS perdagangan dunia melaluinya untuk perjalanan setiap tahun. Cina mengklaim sebagian besar wilayah, dan Vietnam, Malaysia, Brunei, Filipina dan Taiwan yang menimbulkan protes dari banyak negara ASEAN.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan meningkat seiring kegiatan reklamasi Cina. Kapal AS telah sering dan rutin dibayangi oleh kapal-kapal Cina dan komunikasi rutin dengan kapal China telah sering tegang.

Berita dari latihan yang direncanakan datang sehari setelah Presiden AS Barack Obama bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping pada pertemuan puncak nuklir di Washington.

Selama pertemuan, Xi mengatakan kepada Obama bahwa Cina tidak akan menerima perilaku  yang melanggar kedaulatannya dengan berlindung dibalik prinsip kebebasan berlayar di perairan internasional. Pesan itu dianggap sebagai peringatan yang jelas kepada Amerika Serikat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Hong Lei mengatakan kepada Reuters, Sabtu (2/4/2016) bahwa China menentang setiap latihan tersebut.

"Cina selalu menghormati dan mendukung kebebasan navigasi dan terbang di atas bahwa semua negara 'menikmati di Laut Cina Selatan di bawah hukum internasional, tapi tegas menentang negara manapun menggunakan apa yang disebut' kebebasan navigasi 'sebagai alasan untuk merusak kedaulatan China, keamanan dan hak-hak maritim, "kata Hong. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai

Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:50 WIB

AS Lipat Gandakan Produksi Komponen Interseptor Rudal PAC-3 dan THAAD

AS Lipat Gandakan Produksi Komponen Interseptor Rudal PAC-3 dan THAAD

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:28 WIB

80 Persen Rudal Jarak Jauh Amerika Serikat Terkuras di Perang Iran

80 Persen Rudal Jarak Jauh Amerika Serikat Terkuras di Perang Iran

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×