Disindir Tjahjo Soal Kemacetan, Ahok: Emang Biasa Begitu

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 23 Juni 2016 | 10:15 WIB
Disindir Tjahjo Soal Kemacetan, Ahok: Emang Biasa Begitu
Suasana kemacetan di kawasan Jalan MT Haryono-Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (17/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak masalah disindir oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo soal 'indahnya' kemacetan di Ibu Kota.

"Biasa lah, Pak Tjahjo teman, emang biasa begitu. Kan kita udah laporkan, kita akan bangun banyak jalan layang, tahun ini kita akan buat 9 atau 12 lagi untuk 3 koridor busway," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Ahok menerakan, pihaknya juga akan mengatasi kemacetan di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, salah satunya dengan membangun simpang susun Semanggi.

"Kita juga mau beresin semanggi, memang ini numpuk sekali. Kita juga mau bangun Light Rail Transit (LRT). LRT kita sambung lagi tahun depan, tahun depan bisa jadi macet lagi," kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, kendaraan yang masuk ke Jakarta per harinya sekitar 300-400 mobil, sedangkan untuk motor busa mencapai 800 kendaraan.

"Tiap hari ada motor baru, mobil baru seribu lebih lah kira-kira. Kamu nggak mau kerjain apa-apa macet juga, makanya saya katakana dari awal, saya pilih lebih macet nggak apa-apa deh, yang penting ada jalur evakuasi. Masuk ke jalur busway karena itu jalur evakuasi," kata Ahok.

"Kalau terburu-buru kan bisa naik busway. Kalau macet di Transjakarta bukan evakuasi namanya. Makanya saya minta warga janganlah masuk ke jalur evakuasi," tambah Ahok.

Diketahui, Di Ulang Tahun Kota Jakarta yang ke-489 kemarin, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyoroti persoalan kemacetan yang saban hari masih menghiasi wajah ibu kota.

Tjahjo menyindir persoalan macet di Jakarta yang belum bisa diatasi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat.

"Hari ini Jakarta begitu indah. Tanpa tambahan anggaran, tanpa persiapan dari dinas tata kota, Jakarta kalau pagi dan sore itu indah," kata Tjahjo saat memberikan sambutan di Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Ke-489 Kota Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Menurut Tjahjo, salah satu penyebab kemacetan di Jakarta adalah banyaknya parkir liar. Ia menyayangkan, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta belum tegas terhadap para pelanggar.

"Biasanya banyak mobil yang berjajar berhenti di sepanjang jalan. Biasa berbagai merek mobil, warna mobil, berjajar, dari Sudirman ke Medan Merdeka Barat bisa 2 jam. Betapa indahnya pemandangan. Dari Rasuna Said (menghabiskan waktu) 3 jam sampai ke Mampang. Indahnya," kata Tjahjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Gaya Mendagri Sindir Masalah Kemacetan di Jakarta

Begini Gaya Mendagri Sindir Masalah Kemacetan di Jakarta

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 20:40 WIB

Dishub DKI Akui Pembenahan Transportasi Jakarta Belum Optimal

Dishub DKI Akui Pembenahan Transportasi Jakarta Belum Optimal

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 11:32 WIB

YLKI Kritik Rencana Penerapan Sistem Ganjil Genap Langkah Mundur

YLKI Kritik Rencana Penerapan Sistem Ganjil Genap Langkah Mundur

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:11 WIB

Penerapan Plat Nomor Ganjil-Genap Akan Diujicobakan Bulan Juli

Penerapan Plat Nomor Ganjil-Genap Akan Diujicobakan Bulan Juli

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:23 WIB

Besok "3 in 1" Benar-benar Dihapus, Ini Tanggapan DPRD

Besok "3 in 1" Benar-benar Dihapus, Ini Tanggapan DPRD

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:50 WIB

Kepadatan di Tol Cikampek Sampai 57 Kilometer

Kepadatan di Tol Cikampek Sampai 57 Kilometer

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 11:51 WIB

Ini Rekayasa Arus Lalin Selama Libur Mudik

Ini Rekayasa Arus Lalin Selama Libur Mudik

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 13:18 WIB

Kendaraan Berat Dilarang Melintas Selama Libur Panjang

Kendaraan Berat Dilarang Melintas Selama Libur Panjang

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 12:14 WIB

Cegah Kemacetan, Ini Pengamanan Arus Lalin Saat Libur Panjang

Cegah Kemacetan, Ini Pengamanan Arus Lalin Saat Libur Panjang

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 12:09 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×