Jokowi: Ada yang Goreng-goreng Isu, Jangan Didengarkan

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 27 Juni 2016 | 20:11 WIB
Jokowi: Ada yang Goreng-goreng Isu, Jangan Didengarkan
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Jubir Kepresidenan Johan Budi memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/6). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan perihal isu penghapusan satuan teritorial setingkat Koramil. Isu tersebut, katanya, baru sebatas masukan yang muncul dari kajian akademik.

"Saya mau meluruskan isu yang ada, kita sering sekali bersiliweran isu, gosip. Pertama, soal satuan teritorial, perlu saya tegaskan bahwa saya berkeyakinan satuan teritorial itu tetap dan sangat penting dipertahankan keberadaannya sebagai deteksi dini ancaman, gangguan keamanan pada negara kita," kata Jokowi ketika menghadiri acara buka puasa bersama di lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Dia mengungkapkan adanya kajian akademik mengenai keberadaan satuan teritorial di TNI yang tidak efektif dan banyak menghabiskan anggaran negara. Dari situlah kemudian muncul isu reformasi TNI dengan menghapuskan satuan teritorial.

"Memang ada kajian akademik sebagai masukan dan bahan pertimbangan. Saya memilih mempertahankan satuan teritorial TNI," ujar dia.

Isu kedua yang dijelaskan Jokowi ialah mengenai permintaan maaf negara terhadap Partai Komunis Indonesia. Jokowi menegaskan tidak ada rencana pemerintah untuk meminta maaf kepada mereka.

"Tahun lalu sudah saya sampaikan, tidak ada rencana dan pikiran sama sekali saya minta maaf pada PKI. Sebetulnya ini sudah berkali-kali saya sampaikan, ke PP Muhammadiyah sudah saya sampaikan, ketemu PBNU saya sampaikan, terutama saat Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya tahun lalu. Tapi ada yang goreng-goreng sehingga muncul isu. Jangan didengarkan, tidak akan minta maaf pada PKI," ‎tutur dia.

"Yang penting bagaimana melangkah ke depan. Tidak dipungkiri ada masa kelam, agar menyongsong masa depan lebih baik dan peristiwa tidak terjadi lagi, maka kita harus jadi bangsa yang siap kompetisi," Jokowi menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bedjo Untung: Sebut Wahyu Setiaji Pimpin PKI, Kivlan Zen Ngarang

Bedjo Untung: Sebut Wahyu Setiaji Pimpin PKI, Kivlan Zen Ngarang

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 18:16 WIB

Ini Dia Wahyu Setiaji yang Disebut Kivlan Pendiri PKI Gaya Baru

Ini Dia Wahyu Setiaji yang Disebut Kivlan Pendiri PKI Gaya Baru

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 17:35 WIB

Demo Anti PKI di Monas Disusupi Aksi Anti Ahok

Demo Anti PKI di Monas Disusupi Aksi Anti Ahok

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 16:25 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB