Mata Kiri Polisi yang Dikeroyok Jakmania Kini Tak Berfungsi Lagi

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 29 Juni 2016 | 12:11 WIB
Mata Kiri Polisi yang Dikeroyok Jakmania Kini Tak Berfungsi Lagi
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono. [suara.com/Welly Hidayat]

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan jika kondisi mata kiri anggota polisi Brigadir Hanafi kini tidak berfungsi. Hanafi menjadi korban pengeroyokan suporter The Jakmania saat terjadi kerusuhan saat pertandingan Persija Jakarta dan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/6/2016) lalu.

"Bola mata kirinya sudah tak bisa digunakan dan harus diangkat," kata Awi di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2016).

Menurut Awi, bola mata kiri Hanafi terpaksa diangkat karena kondisi kornea matanya sudah rusak dan jaringan sarafnya juga sudah tidak lagi berfungsi.

Selain itu, kata Awi jika tim medis rumah sakit juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap mata kanan Hanafi. Awi juga belum bisa memastikan seberapa parah kondisi mata kanan Hanafi karena masih dilakukan pemeriksaan medis

"Yang kanan belum, masih diperiksa lebih lanjut oleh medis," kata dia

Operasi pengangkatan bola mata kiri Brigadir Hanafi dilakukan di Rumah Sakit Pertamina, Selasa (28/6/2016) kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam aksi kerusuhan suporter The Jakmania, polisi telah menetapkan 8 orang tersangka. Satu tersangka terkait kasus pengeroyokan berinisial J alias Oboi (28), MDN alias Q (25), dan RH (20).

Polisi juga telah menetapkan lima tersangka lainnya terkait dugaan ujaran penyebaran kebencian (Hate Speech) saat terjadi kerusuhan melalui media sosial. Mereka berinisial AF (16), MF (23), MR (19), RF (28), dan A (19).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudah Ada Ancaman, Persija Vs Persib Kemungkinan di Bandung

Sudah Ada Ancaman, Persija Vs Persib Kemungkinan di Bandung

News | Senin, 27 Juni 2016 | 21:14 WIB

15 Polisi yang Mau Balas Dendam Tak Punya Jiwa Penegak Hukum

15 Polisi yang Mau Balas Dendam Tak Punya Jiwa Penegak Hukum

News | Senin, 27 Juni 2016 | 18:35 WIB

Ahok akan Tarik KJP Siswa Anggota Jakmania yang Serang Polisi

Ahok akan Tarik KJP Siswa Anggota Jakmania yang Serang Polisi

News | Senin, 27 Juni 2016 | 11:03 WIB

Ahok Lacak Tempat Sekolah Para Jakmania

Ahok Lacak Tempat Sekolah Para Jakmania

News | Senin, 27 Juni 2016 | 10:38 WIB

Belasan Polisi Ini Diduga Hendak Balas Dendam Jakmania

Belasan Polisi Ini Diduga Hendak Balas Dendam Jakmania

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 19:46 WIB

Rusuh, Polda Usul ke PSSI Pertandingan Persija Tanpa Penonton

Rusuh, Polda Usul ke PSSI Pertandingan Persija Tanpa Penonton

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 19:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×