Inilah Kondisi Terakhir 5 Polisi Korban Pengeroyokan Jakmania

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 29 Juni 2016 | 14:43 WIB
Inilah Kondisi Terakhir 5 Polisi Korban Pengeroyokan Jakmania
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono dalam konpers kasus kerusuhan suporter Jakmania di Jakarta, Selasa (28/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Dalam insiden kerusuhan suporter The Jakmania di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, pada Jumat (25/6/2016) lalu, ada enam anggota polisi yang mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono menerangkan bahwa anggota Brimob Kepala Dua, Brigadir Supriadi, yang mengalami luka kepala depan sudah bisa dipulangkan ke rumahnya.

"Brigadir Supriadi yang hidungnya patah sudah bisa pulang," kata Awi di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2016).

Selain itu, anggota polisi lainnya yakni anggota Lalu Lintas Polda Metro, Aiptu Muhtadi, Brigadir Wawan, Bripda Ibanio, dan Kanit Provos Polsek Tanah Abang‎ Iptu Sirajudin masih menjalani tahap penyembuhan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Yang lain masih penyembuhan aja. Tinggal anggota kita yang Lantas dan Sabhara Polres Pusat yang kemarin jarinya patah, kemudian lengan. Lalu Lantas yang dadanya sesak itu masih nyeri," kata Awi.

Dari lima anggota polisi korban kerusuhan para supoter, kondisi luka paling parah dialami anggota Brimob Polda Metro Brigadir Hanafi. Akibat luka serius di bagian kepala, Brigadir Hanafi mengalami geger otak. Bahkan, bola mata kirinya terpaksa harus diangkat karena kornea dan sistem sarafnya sudah rusak. Hanafi yang sempat dirawat di RS Polri saat ini dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina untuk menjalani operasi pengangkatan mata kirinya. Operasi tersebut dilakukan pada Selasa (28/6/2016) kemarin.

Dalam kasus kerusahan pada laga pertandingan Persija Jakarta melawan Sriwijaya FC di GBK, polisi telah menetapkan 10 tersangka. Lima  tersangka terkait kasus pengeroyokan anggota polisi berinisial J alias Oboi (28), MDN alias Q (25), RH (20) RS (17) dan SW (19).

Sementara, kasus dugaan ujaran penyebaran kebencian (Hate Speech) saat terjadi kerusuhan melalui media sosial yakni AF (16), MF (23), MR (19), RF (28), dan A (19).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Imbau Polisi Tak Balas Dendam ke Jakmania

Kapolda Imbau Polisi Tak Balas Dendam ke Jakmania

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 13:59 WIB

Sanksi 15 Polisi yang Diduga Sweeping Jakmania Tergantung Propam

Sanksi 15 Polisi yang Diduga Sweeping Jakmania Tergantung Propam

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 13:39 WIB

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penyerangan Distro Jakmania

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penyerangan Distro Jakmania

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 13:17 WIB

Sudah Ada Ancaman, Persija Vs Persib Kemungkinan di Bandung

Sudah Ada Ancaman, Persija Vs Persib Kemungkinan di Bandung

News | Senin, 27 Juni 2016 | 21:14 WIB

15 Polisi yang Mau Balas Dendam Tak Punya Jiwa Penegak Hukum

15 Polisi yang Mau Balas Dendam Tak Punya Jiwa Penegak Hukum

News | Senin, 27 Juni 2016 | 18:35 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×