Putu Suardiatana Ditangkap KPK, Pengkaderan Demokrat Dikritik

Kamis, 30 Juni 2016 | 11:22 WIB
Putu Suardiatana Ditangkap KPK, Pengkaderan Demokrat Dikritik
Gede Pasek Suardika (kiri). [Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Senator asal Bali Gede Pasek Suardika menyayangkan koleganya, Putu Suardiatana alias Putu Liong terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasek yang pernah sempat berkarir di Partai Demokrat ini, merasa terpukul atas peristiwa ini.

"Tentu ini menjadi pukulan telak bagi partai saya dulu tersebut," kata Pasek dihubungi, Kamis (30/6/2016).

Dia menerangkan, dengan tersangkutnya ‎Putu Liong membuat kursi DPR dari daerah pemilihan Bali menjadi tak berguna. Karena dua kursinya tidak berguna dengan baik. Dan yang lebih ironis, Pasek mengatakan, dua kursi itu berasal dari Partai Demokrat.

"Ini sangat berat bagi Bali. Ini kerugian bagi Bali sekaligus aib untuk Bali. Bali kehilangan dua kursi menjadi impoten tidak berguna. Pertama Jero Wacik yang sekarang dalam proses banding dan sekarang Putu Liong yang kena OTT KPK," kata Pasek.

Pasek juga mempertanyakan soal pengkaderan yang dilakukan Partai Demokrat. Di mana, pola pengkaderan di DPP semakin tidak jelas. Sebab, Putu yang tergolong baru di Partai Demokrat bisa langsung dipercaya menjadi Waki Bendahara Umum, yang merupakan jabatan prestius dan bertanggungjawab terhadap keuangan partai.

"Saya saja memulai karir dulu di Partai Demokrat Sejak 2004 menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye SBY-JK di Bali, lalu Ketua Dewan Pakar DPD Partai Demokrat Bali, setelah itu menjadi Departemen Pemuda dan Olahraga serta terakhir Ketua Divisi Komunikasi Publik. Sangat berjenjang dan tidak begitu saja," kata Pasek.

"Nah dengan posisi yang instan seperti sekarang, maka tentu patut diduga ada hal spesial kalau melihat jabatannya di DPP dengan kecepatan dan peran yang dimiliki. Beliau (Putu) diberikan posisi jabatan Wabendum. Memang luar biasa," sambungnya.

Namun, Pasek mengatakan, sbagai teman dirinya sangat prihatin dan mendoakan Putu Liong bisa melewati hal ini dengan tabah. Dia pun sedih ketika mendengar pernyataan pimpinan DPP Partai Demokrat yang seakan lepas tangan dan tidak tahu bahkan katanya langsung memecat Putu.

"Saya sih berharap Putu Liong bisa buka apa yang terjadi kalau DPP sekarang tidak mempedulikan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI