DPR AS Memanas, Demokrat Gelar Aksi Duduk Tuntut UU Senjata Api

Ruben Setiawan

Kamis, 23 Juni 2016 | 20:23 WIB
DPR AS Memanas, Demokrat Gelar Aksi Duduk Tuntut UU Senjata Api
Legislator Partai Demokrat menggelar aksi duduk di DPR AS di Gedung Capitol, Washington. (Reuters)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat menggelar aksi duduk sejak Rabu (22/6/2016) malam, hingga Kamis (23/6/2016) pagi waktu setempat. Aksi duduk ini dilakukan untuk mendesak pembuatan undang-undang pengendalian senjata api, menyusul pembantaian di Orlando, Florida, beberapa waktu lalu.

Setelah adu mulut sepanjang malam yang hampir diwarnai dengan adu jotos, mayoritas legislator dari Partai Republik mengambil alih kendali ruang sidang. Mereka menegaskan bahwa tidak akan ada pemungutan suara apapun hingga setelah libur Hari Kemerdekaan AS 4 Juli mendatang, termasuk terkait pembuatan undang-undang pengendalian senjata api. Namun, politisi Demokrat memilih tetap bertahan dan melanjutkan aksi mereka.

Puluhan legislator Demokrat sudah ramai-ramai duduk di lantai ruang sidang sejak Rabu siang pukul 11.25 dan masih berada di situ sampai Kamis pagi. Sembari berteriak dan bernyanyi, mereka menuntut agar para legislator kubu Republik mengizinkan digelarnya voting terkait perancangan undang-undang senjata api.

"Kami akan menduduki lantai ruangan DPR... sampai kami bisa memaksa kubu mayoritas untuk melakukan pekerjaan mereka dan memberikan kami voting," kata legislator Debbie Wasserman Schultz kepada CBS "This Morning".

Sekedar informasi, kubu Demokrat di DPR AS hanya memiliki 188 kursi dan menjadi kubu minoritas, sedangkan kubu Republik memiliki 247 perwakilan di DPR. Dengan demikian, para politisi Republik menjadi penentu apakah undang-undang senjata api tersebut akan digarap atau tidak.

"Adalah hal yang amat pengecut, jika mereka tidak memperbolehkan untuk setidaknya menggelar voting," kata Wasserman, yang memimpin Komite Nasional Demokratik.

Taktik aksi duduk ini merupakan strategi yang amat langka di Gedung Capitol, tempat berkantornya para wakil rakyat AS. Aksi yang dilakukan para politisi Demokrat ini menunjukkan betapa pentingnya isu pengendalian senjata setelah pembantaian di Orlando dan penembakan massal lainnya di Connecticut, Colorado, California, dan tempat lainnya dalam beberapa tahun belakangan.

Yang diinginkan kubu Demokrat adalah voting yang membuka jalan dibentuknya undang-undang mengatur pengetatan pemeriksaan latar belakang bagi calon pembeli senjata api. Selain itu, mereka juga ingin agar orang-orang yang masuk daftar hitam pihak berwajib dicegah membeli senjata api.

Aksi duduk di DPR ini dipimpin oleh legislator asal Georgia, John Lewis. Lewis, yang merupakan salah satu tokoh protes kebebasan hak sipil di era tahun 60an, menegaskan bahwa perjuangan untuk memperbarui undang-undang senjata api tidak akan berhenti.

Ketua DPR AS, Paul Ryan, yang berasal dari kubu Republik, menolak tuntutan kubu Demokrat. Ia menegaskan, dirinya tidak akan membuat undang-undang apapun yang akan merampas hak-hak konstitusional para pemilik senjata api.

"DPR fokus pada pemberantasan teroris, bukan merampas hak-hak konstitusional warga yang taat hukum," kata juru bicara Ryan, AshLee Strong. "Dan aksi duduk di lantai tidak akan mengubah keputusan tersebut".

Saat ini, sejumlah legislator Demokrat mulai menghentikan aksinya. Namun, mereka bertekad tidak akan menyerah dan kembali melakukan aksi. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tembakan di Times Square Saat Piala Dunia 2026, Kepanikan Pecah di Jantung New York

Tembakan di Times Square Saat Piala Dunia 2026, Kepanikan Pecah di Jantung New York

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:28 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:50 WIB

Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir

Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Putri Ahmad Bahar Polisikan Hercules Terkait Penculikan hingga Teror Senjata Api

Putri Ahmad Bahar Polisikan Hercules Terkait Penculikan hingga Teror Senjata Api

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:23 WIB

Horor Live Streaming Penembakan Masjid San Diego, Pelaku Diduga Saling Tembak di Dalam BMW

Horor Live Streaming Penembakan Masjid San Diego, Pelaku Diduga Saling Tembak di Dalam BMW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB