Sebelum Meninggal, Ketua KPU Kaget Didatangi Orang Ini

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2016 | 17:34 WIB
Sebelum Meninggal, Ketua KPU Kaget Didatangi Orang Ini
Ribuan orang mengantar Husni Kamil Manik ke peristirahatan terakhir. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay sempat menemui Ketua KPU Husni Kami Manik di RSPP, sebelum Husni meninggal dunia, Kamis (7/7/2016) malam. Husni pun sempat kaget ketika Hadar datang menjenguk. Seakan, Husni tidak mau diketahui bahwa dirinya sedang sakit.

"Jadi keliatannya beliau itu nggak mau cerita-cerita. Begitu saya ketemu (kemarin), 'kok Bang Hadar tahu dari mana?'. Kira-kira gitu. Jadi saya pikir, oh memang dia sengaja (nggak ngasih tahu)," cerita Hadar di rumah duka Husni, Pejaten Barat, Jakarta, Jumat (8/7/2016).

Sebelum menjenguk, Hadar sempat mengontak istri Hadar, Endang ‎Mulyani. Sebab, Hadar juga tidak percaya kabar tersebut. Lantaran, Husni sakit secara tiba-tiba.

"Saya sampai (RS), dia terbaring, merem, tertidur‎, saya nggak berani juga, saya ragu, apakah saya mau bangunkan atau apa. Tapi akhirnya saya kepengin, saya pegang tangannya sebentar, saya bisikan, 'Pak Ketua, ini Hadar'. Terus dia terbangun. Dia buka mata," cerita Hadar.

Hadar sadar, kondisi Husni tidak begitu baik. Keduanya juga hanya saling memandang tanpa banyak bicara. Namun, sebelum meninggalkan ruang perawatan, Husni sempat berucap.

"'Salam buat teman-teman'. Kemudian, salam buat 'bu dekan'. Dia (Husni) kalau panggil istri saya, 'Bu dekan'," kata Hadar menceritakan peristiwa saat itu.

Hadar pun meninggalkan ruang perawatan dan setelah sempat memijit tangan dan kaki Husni. Husni pun kembali memejamkan matanya.

Di luar ruangan perawatan, Hadar mulai mencari tahu apa yang menimpa Husni. Kebetulan, sambung Hadar, ada seorang dokter yang menjadi salah satu tim dokter ‎untuk Husni. Dokter ini adalah senior Husni di Kampusnya, Universitas Andalas dan kini bertugas di RSPP.

"Terus saya tanya, apa sih sebetulnya yang membuat ini jadi begini? Nah dia (sang dokter) bikin istilah, 'ada infeksi sistemik'. Terus saya tanya, apa itu. Oh dia jelaskan, itu infeksinya sudah menjalar ke mana-mana. Jadi bukan di bagian tertentu saja. Jadi sudah ke dalam darahnya, ke seluruh tubuh. Yang membuat ‎ketahanan tubuhnya memburuk dan organ-organ utama tubuhnya berfungsinya tidak optimal," tutur Hadar.

"Terus dia bilang, 'kalau bisa keluarga terus ada di sini. Karena mungkin akan ada tindakan-tindakan cepat yang harus segera diambil'."‎ ujar Hadar.

‎Hadar pun menganggap penyakit yang didera Husni cukup serius. Dia pun mencari tahu lebih jauh tentang penyakit Husni hingga berkenalan dengan direktur rumah sakit. Direktur rumah sakit pun mengatakan, kondisi Husni sedang kritis.

"Itu peristiwanya sekitar jam setengah 12 siang," tutur Hadar.

"Saya pesan betul kepada direktur rumah sakit, tolong bantu betul. Kami di KPU, minta ibu direktur dan tim merawatnya dengan baik. 'baik pak, baik Pak. Tolong bantu doa,' katanya," tambahnya.

Hadar juga diberitahu penanganan untuk Husni. Husni diharuskan diberi tindakan dengan ‎perlakuan khusus. Kata Hadar, saluran vena di jantung Husni perlu mendapatkan tindakan medis.

‎"Saya ketemu satu dokter lagi, yang kebetulan bertugas mau melakukan istilahnya itu, membuat saluran, saya lupa istilahnya, tapi kurang lebih artinya‎ membuat saluran ke vena utama di jantung," kata Hadar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jimly: Pengganti Husni Tak Perlu Uji Kelayakan di DPR

Jimly: Pengganti Husni Tak Perlu Uji Kelayakan di DPR

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 17:11 WIB

Aher: Husni Kamil Manik Sosok Idealis

Aher: Husni Kamil Manik Sosok Idealis

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 16:09 WIB

RSPP Diminta Terbuka Soal Kematian Ketua KPU

RSPP Diminta Terbuka Soal Kematian Ketua KPU

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 15:57 WIB

Menag: Husni, Sosok yang Jarang Ditemui di Indonesia

Menag: Husni, Sosok yang Jarang Ditemui di Indonesia

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 15:45 WIB

Sisa Komisioner KPU Diharapkan Kompak Gelar Pilkada Serentak

Sisa Komisioner KPU Diharapkan Kompak Gelar Pilkada Serentak

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 15:35 WIB

Sebelum Meninggal, Husni Kamil Manik Tak Mengeluh Sakit

Sebelum Meninggal, Husni Kamil Manik Tak Mengeluh Sakit

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 14:38 WIB

SBY: Meski Banyak Tekanan, Husni Tetap Independen

SBY: Meski Banyak Tekanan, Husni Tetap Independen

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 14:12 WIB

Ratusan Orang Antar Ketua KPU ke 'Rumah Terakhir'

Ratusan Orang Antar Ketua KPU ke 'Rumah Terakhir'

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 14:04 WIB

Husni Kamil Manik Selesai Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Husni Kamil Manik Selesai Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 13:30 WIB

Husni Kamil Manik Dikebumikan Usai Jumatan

Husni Kamil Manik Dikebumikan Usai Jumatan

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 12:42 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB