KIPP Desak Ketua KPU Baru Segera Dipilih

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 09 Juli 2016 | 11:40 WIB
KIPP Desak Ketua KPU Baru Segera Dipilih
Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Memperhatikan usulan beberapa pihak yang menginginkan audit forensik sistem teknologi informasi (IT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pilpres 2014 lalu, sepeninggal Ketua KPU Husni Kamil Manik Kamis (7/7/2016) lalu, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) menyatakan menghormati setiap pendapat.

"Sebagai sikap dasar KIPP dalam praktek demokrasi yang menjungjung tinggi kemerdekaan berpendapat, maka usulan atau masukan dari pihak manapun sah dan KIPP mendukung kebebasan berpendapat tadi," kata anggota Presidium KIPP Indonesia Kaka Suminta, dalam keterangan resmi, Sabtu (9/7/2016).

Namun mengingat bahwa seluruh mekanisme pemilu, termasuk pemilihan presiden tahun 2014, dilakukan atas dasar hukum dan peraturan yang mengatur pemilu tadi, mulai dari keembagaan penyelenggara pemilu, proses dan tahapan pmilu serta hasil pemilu yang tekah dilalui, maka dalam menanggapi usulan tersebut di atas, KIPP memandang bahwa disamping berbagai isu politik seputar penyelenggaraan pemilu, KIPP memandang bahwa ada hal yang mendesak pasca wafatnya ketua KPU Husni Kamil Manik (HKM).

"Yakni proses pemilihan ketua KPU yang sangat penting untuk kelanjutan pelembagaan demokrasi di tanah air, diantaranya untuk melakukan supervisi terhadap proses Pilkada serentak di 101 daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota tahun 2016," ujar Kaka.

Pengisian keanggotaan komisioner KPU  yang ditinggalkan almarhum Husni menjadi agenda penting b erikutnya yang memerlukan proses dan mekanisme untuk dapat terus menempatkan KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang mampu menghadirkan demokrasi sebagai pengambilan keputusan bersama sebagai bangsa bangsa secara demokratis dan memenuhi asas legal formal, menuju Bangsa Indonesia yang semakin maju dan beradab.

Isu Pilkada serentak tahun 2017 menjadi bagian penting untuk pengeutan demokrasi terutama di tingkat propinsi, kabupetn dan kota, yang memerlukan keharan dan supervisi KPU RI, dalam membentuk Peraturan pelaksanaan pilkada dan penyelesaian permasalahan yang terjadi di daerah yang melaksanakan pilkada.

Isu lain yang terakait dengan kinerja KPU telah dilakukan peninjaun, evaluasi dan koreksi melalui mekanisme litigasi maupun non litigasi, di tingkat Tata Usaha Negara (TUN), DKPP (Etika Penyelenggara Pemilu) dan Perselisihan Hasil pemilu (MK) serta pidana umum lainnya, dengan hasil penyelenggaraan pemilu termasuk Pilpers 2014, sebagaimana yang kita ketahui bersama.

Atasa dasar pandangan tersebut di atas, maka KIPP Indonesia menyampaikan agar mekanisme dan pelaksanaan pemilihan ketua KPU menggantikan Alm HKM, bisa dilakukan secepatnya untuk kepentingan sebagaimana tersebut dalam pendangan KIPP. Selanjutnya pengisian keanggotaan yang kosong bisa dilakukan sesuai dengan mekanisme internal KPU sesuai dengan operaturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2017 dan persiapan kelembagaan dan tahapan untuk pelaksanaan Pemilu 2014, baik untuk legislatif maupun Pilpres memerlukan kehadiran KPU RI dengan kapasitas untuk terus menegakkan pelembagaan demokrasi di tanah air," jelas Husni.

Kaka menegaskan bahwa seluruh komponen bangsa harus menghormati  setiap proses dan hasil pemilu maupun Pilkada, sebgai bagian dari budaya demokrasi dan pelembagaan demokrasi. KIPP menghormati pendapat dan uslan semua pihak sebagai wujud sumbangsih kepada bangsa dan negara dalam berbagai bentuk. "Sepanjang  sesuai dengan peratutan perundang undangan dan kepentingan umum, termasuk usulan untuk melakukan audit forensik Pilpres 2014," tutup Kaka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Husni Kamil Manik Dikebumikan

Husni Kamil Manik Dikebumikan

Foto | Jum'at, 08 Juli 2016 | 23:39 WIB

Ini Pesan SBY untuk Husni Kamal Manik

Ini Pesan SBY untuk Husni Kamal Manik

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 12:07 WIB

"Rumah Terakhir" Husni di TPU Jeruk Purut Sudah Siap

"Rumah Terakhir" Husni di TPU Jeruk Purut Sudah Siap

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 11:45 WIB

Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Pimpinan KPU

Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Pimpinan KPU

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 11:34 WIB

Ungkapan Kehilangan Hatta Rajasa Terhadap Husni

Ungkapan Kehilangan Hatta Rajasa Terhadap Husni

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 11:15 WIB

SBY Layat Husni Kamil Manik

SBY Layat Husni Kamil Manik

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 11:06 WIB

Husni di Mata Kapolri

Husni di Mata Kapolri

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 10:37 WIB

Ini Pesan Kakak Kandung Husni

Ini Pesan Kakak Kandung Husni

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 10:20 WIB

Dari Warga Hingga Pejabat Datangi Rumah Duka Ketua KPU

Dari Warga Hingga Pejabat Datangi Rumah Duka Ketua KPU

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 10:10 WIB

Puluhan Karangan Bunga Berjajar di Rumah Dinas Almarhum Husni

Puluhan Karangan Bunga Berjajar di Rumah Dinas Almarhum Husni

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 09:56 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB