Pemerintah akan Prioritaskan Lulusan PT Terbaik Diangkat Jadi PNS

Adhitya Himawan

Sabtu, 16 Juli 2016 | 06:22 WIB
Pemerintah akan Prioritaskan Lulusan PT Terbaik Diangkat Jadi PNS
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi [suara.com/Oke Atmaja]

 Lulusan terbaik dari perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang terakreditasi "A" mendapatkan prioritas menjadi pegawai negeri sipil (PNS), kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

"Lulusan terbaik yang meraih 'cum laude' tetap harus mengikuti tes sebagai formalitas," ujarnya ditemui di sela-sela kunjungannya ke Kudus, Jawa Tengah, Jumat (15/7).

Menurut dia, lulusan terbaik yang disediakan jalur khusus untuk diterima sebagai PNS sudah pasti pintar, sehingga hanya mengikuti prosedur administrasinya.

 Prioritas lulusan terbaik diterima PNS tersebut, kata dia, untuk mengisi kebutuhan pegawai setelah memperhitungkan kebutuhan pegawai melalui beberapa jalur penerimaan PNS di luar moratorium.

Di antaranya, kata dia, melalui sekolah kedinasan, pendidikan, serta tenaga dokter.

"Selebihnya, diambilkan dari jalur perguruan tinggi dengan akreditasi 'A', khususnya bagi sarjana berprestasi lulusan 'cum laude'," ujarnya.

Selain berprestasi, kata dia, perguruan tingginya juga harus memenuhi standar penyelenggaraan akademik bertaraf internasional dengan akreditasi "A".

Ia mengatakan, moratorium masih berlangsung hingga tiga tahun mendatang.

"Terkecuali untuk pemenuhan tenaga di bidang pendidikan, kesehatan, hukum, penyuluh pertanian dan sekolah kedinasan tetap dibuka," ujarnya.

Saat ini, kata dia, jalur-jalur penerimaan pegawai melalui beberapa jalur tersebut sudah dibuka, di antaranya IPDN, Sekolah Ilmu Statistik, STAN, Sekolah Tinggi Intelijen, serta sekolah perhubungan.

Dengan era digital seperti sekarang, kata dia, tidak lagi diumumkan melalui media cetak karena biayanya cukup mahal.

"Mereka yang mengikuti perkembangan informasi melalui internet biasanya lebih mengetahui adanya informasi penerimaan PNS melalui jalur-jalur khusus tersebut," ujarnya.

Demikian halnya, kata dia, seleksi tenaga perawat yang membutuhkan 42.000 formasi, sedangkan yang disediakan sebanyak 38.000 formasi juga sudah mulai proses seleksi.

"Seleksi guru garis depan untuk ditempatkan di daerah terpencil juga sudah mulai," ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi pegawai pemerintah, kata dia, harus masuk melalui jalur-jalur di sektor-sektor yang memang prioritas nawacita yang dikecualikan untuk moratorium.

Bagi daerah yang hendak mengajukan kebutuhan pegawai, kata dia, akan diperiksa terlebih dahulu, mengingat formasi umum belum dibuka.

"Jika anggaran pegawainya masih 40-an persen, seperti halnya Kabupaten Kudus tentu asih bisa mengajukan penambahan pegawai, khususnya untuk tenaga guru, perawat, atau tenaga ahli sipil," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Tarik Omongan Soal Larang PNS Antar Anak Sekolah

Ahok Tarik Omongan Soal Larang PNS Antar Anak Sekolah

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 09:38 WIB

Ahok: PNS Kita Banyak Nganggur, Ada yang Nongkrong di Kafe

Ahok: PNS Kita Banyak Nganggur, Ada yang Nongkrong di Kafe

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 11:18 WIB

Ini Cara Ahok Pangkas PNS DKI

Ini Cara Ahok Pangkas PNS DKI

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 10:39 WIB

Ahok Selidiki 1.217 Mesin Presensi PNS DKI yang Offline

Ahok Selidiki 1.217 Mesin Presensi PNS DKI yang Offline

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 12:27 WIB

Ahok Akui Beberapa Oknum PNS DKI Berbohong Soal Pekerjaan

Ahok Akui Beberapa Oknum PNS DKI Berbohong Soal Pekerjaan

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 14:19 WIB

Ahok Mengaku Pernah Terima Hadiah Jam Tangan

Ahok Mengaku Pernah Terima Hadiah Jam Tangan

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 10:52 WIB

Ahok Perintahkan PNS DKI Lapor KPK Jika Terima Parsel

Ahok Perintahkan PNS DKI Lapor KPK Jika Terima Parsel

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 10:17 WIB

Wagub Djarot Lakukan Sidak di Hari Pertama Kerja

Wagub Djarot Lakukan Sidak di Hari Pertama Kerja

News | Senin, 11 Juli 2016 | 14:14 WIB

Sidak Ke BKPM, Menteri Yuddy Temukan Banyak Kursi Petugas Kosong

Sidak Ke BKPM, Menteri Yuddy Temukan Banyak Kursi Petugas Kosong

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:30 WIB

Ahok Ancam Sanksi Bagi PNS yang Bolos Kerja Pasca Lebaran

Ahok Ancam Sanksi Bagi PNS yang Bolos Kerja Pasca Lebaran

News | Senin, 11 Juli 2016 | 12:31 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×