Pemilik Baju Emas Termahal di Dunia Tewas Dipukuli

Tomi Tresnady | Suara.com

Sabtu, 16 Juli 2016 | 17:40 WIB
Pemilik Baju Emas Termahal di Dunia Tewas Dipukuli
Datta Phuge. [Twitter]

Suara.com - Seorang pengusaha India yang menjadi berita pada 2013 karena membeli salah satu baju paling mahal di dunia yang seluruhnya terbuat dari emas telah dipukuli hingga tewas di India Barat, demikian laporan yang beredar pada Jumat (15/7/2016).

Datta Phuge meraih ketenaran ketika ia memesan baju yang terbuat dari emas dengan harga 12,7 juta rupee (sekitar 240.000 dolar AS) saat itu.

Baju tersebut terbuat dari 14.000 potong emas 22 karat, dengan berart 3,32 kilogram dan dirangkai oleh 15 pengrajin --yang memerlukan waktu 16 hari untuk menyelesaikan pesanan itu.

Baju kaku tersebut membuat Phuge --seorang rentenir dari Pune di Negara Bagian Maharashtra-- julukan "lelaki emas".

Polisi mengatakan Phuge, yang diduga berusia 40-an tahun, diserang dan tewas oleh 12 penyerang yang menggunakan batu serta senjata tajam pada Kamis malam. Sebelumnya, salah seorang tersangka mengundang Phuge ke satu pesta, demikian laporan Press Trust of India.

"Berdasarkan informasi awal, Phuge dan putranya diundang oleh salah seorang tersangka, yang saling mengenal, untuk merayakan pesta ulang tahun. Namun, kami sedang menyelidiki bagaimana Phuge sampai di tempat terbuka, tempat ia dibunuh," kata Inspektur Polisi Lokal Navnath Ghogare, yang dikutip PTI.

Putra Phuge, yang berusia 22 tahun, menyaksikan ayahnya dibunuh dan tidak diserang oleh tersangka pembunuh. Ghogare menyatakan polisi mencurigai motif penyerangan itu mungkin adalah sengketa mengenai transaksi uang. Empat tersangka telah ditahan.

Phuge mencintai emas dan ketenarannya muncul tatkala ia membeli baju emas.

"Setiap orang mengenal dia sebagai 'lelaki emas' di seluruh wilayah ini. Orang kaya lain mengeluarkan satu crore (10 juta rupee) untuk membeli Mobil Audi atau Mercedes, untuk membeli apa yang mereka suka. Kejahatan apa yang telah saya lakukan? Saya cuma mencintai emas," kata Phuge kepada AFP pada 2013.

"Emas sejak dulu telah menjadi minat saya sejak saya masih muda. Saya selalu memakai emas sebagai perhiasan dalam bentuk kalung, cincin dan gelang," ia menambahkan.

India adalah konsumer terbesar emas di dunia; Banyak warga India membeli emas buat perayaan keagamaan dan perkawinan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jempol Digigit Kucing, Seorang Lelaki Tewas

Jempol Digigit Kucing, Seorang Lelaki Tewas

News | Minggu, 03 Juli 2016 | 11:16 WIB

Menhan Minta Semua Pelaku Penusukan Pratu Galang Ditangkap

Menhan Minta Semua Pelaku Penusukan Pratu Galang Ditangkap

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 23:14 WIB

Prajurit TNI Tewas Dianiaya dan Ditusuk Gerombolan Bermotor

Prajurit TNI Tewas Dianiaya dan Ditusuk Gerombolan Bermotor

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 00:01 WIB

Propam Polda Metro Masih Selidiki Tewasnya Suporter Persija

Propam Polda Metro Masih Selidiki Tewasnya Suporter Persija

News | Senin, 16 Mei 2016 | 13:29 WIB

Security Fave Hotel Tewas Dikeroyok Pemuda di Tanah Abang

Security Fave Hotel Tewas Dikeroyok Pemuda di Tanah Abang

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 14:34 WIB

Terkini

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB