Pasukan Turki Terus 'Benahi' Sisa-sisa Aksi Kudeta

Dythia Novianty

Minggu, 17 Juli 2016 | 00:30 WIB
Pasukan Turki Terus 'Benahi' Sisa-sisa Aksi Kudeta
Sejumlah tentara Turki melakukan aksi kudeta, di Istanbul, Turki, Jumat (15/7/2016). [Reuters]

Suara.com - Pasukan yang setia kepada pemerintah Turki masih terus menghancurkan sisa-sisa terakhir dari upaya kudeta militer yang runtuh. Langkah ini dilakukan setelah Presiden Turki Tayyip Erdogan meminta warganya turun ke jalan melawan kelompok pembangkang.

"Pemberontakan ini adalah hadiah dari Tuhan untuk kita karena ini akan menjadi alasan untuk membersihkan tentara kita," kata Erdogan.

Sebuah penyiar Turki melaporkan bahwa pembersihan peradilan juga berlangsung. Salah satu menteri pemerintah mengatakan, beberapa komandan militer masih disandera oleh komplotan. Tapi pemerintah menyatakan situasi sepenuhnya di bawah kendali, mengatakan 194 orang telah tewas dan 2.839 telah ditangkap dari prajurit ke pejabat senior, termasuk mereka yang telah membentuk "tulang punggung" dari pemberontakan.

Jumat (15/7/2016) malam, Ankara dan Istanbul terkena bom, serangan udara dan tembakan dari faksi angkatan bersenjata dan diduga mencoba merebut kekuasaan pemerintahan Erdogan. Tank mengambil posisi kunci di jembatan di Istanbul. Tentara berada di jalan-jalan dan jet tempur muncul di langit Ankara. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kudeta Militer Gagal di Turki, 194 Tewas dan 1.000 Terluka

Kudeta Militer Gagal di Turki, 194 Tewas dan 1.000 Terluka

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 20:09 WIB

Kudeta Militer Gagal, Presiden Turki Kirim SMS ke Rakyat

Kudeta Militer Gagal, Presiden Turki Kirim SMS ke Rakyat

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 19:36 WIB

Turki Rusuh, Messi dan Iniesta Dipastikan Selamat

Turki Rusuh, Messi dan Iniesta Dipastikan Selamat

Bola | Sabtu, 16 Juli 2016 | 19:17 WIB

Tentara Turki Dihakimi Massa

Tentara Turki Dihakimi Massa

Foto | Sabtu, 16 Juli 2016 | 15:21 WIB

Aksi Kudeta Militer Turki Gagal

Aksi Kudeta Militer Turki Gagal

Foto | Sabtu, 16 Juli 2016 | 11:14 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×