Diduga Masih Ada 9 Provinsi Kena Vaksin Palsu Belum Terkuak

Suwarjono, Dian Rosmala

Selasa, 19 Juli 2016 | 19:17 WIB
Diduga Masih Ada 9 Provinsi Kena Vaksin Palsu Belum Terkuak
Sejumlah orang tua korban vaksin palsu mendatangi pimpinan DPR RI di gedung Nusantara III Lantai 2, Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (19/7/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, mengatakan bahwa diduga kuat masih terdapat 9 Provinsi yang belum terkuak, terkait penyebaran vaksin palsu. Ia mengatakan, saat ini satuan tugas (Satgas) sedang dalam proses penelusuran untuk memastikannya.

"Kami meminta agar Satgas ini melanjutkan penelusurannya, kenapa? karena diduga masih ada 9 Provinsi. Ini baru fase pertama," kata Dede, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/7/2016).

Namun demikian, Dede meminta supaya para orang tua tidak usah terlalu panik. Ia juga mengimbau supaya Kementerian Kesehatan membentuk Crisis Center di setiap Rumah Sakit. Hal ini dibutuhkan supaya para orang tua bisa mendapatkan informasi yang utuh, terkait dengan vaksin palsu.

"Jadi kita tidak usah terlalu panik. Lalu kemudian, kita imbau supaya membuat Crisis Center, yang mana keluarga korban bisa mendapatkan informasi," tutur Dede.

Dede melanjutkan, kepanikan para orang tua akhir-akhir ini yaitu karena tidak mendapatkan informasi yang utuh. Katanya, selama ini para orang tua hanya mendapatkan informasi dari sumber yang belum tentu valid.

"Selama ini keluarga korban mendapatkan informasi dari berita-berita yang simpangsiur, khawatir ini juga ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Dede.

Dengan demikian, jika setiap RS membuat Crisis Center, maka semua informasi yang dibutuhkan oleh pihak korban akan terpusat.

"Jadi kalau sudah ada crisis center itu,  kita akan meminta informasi sama siapa, kontak siapa, berhubungan dengan siapa, langkah-langkahnya seperti apa, semuanya terpusat," Dede menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Jaga Ketat Rumah Sakit dan Klinik Pemberi Vaksin Palsu

Polisi Jaga Ketat Rumah Sakit dan Klinik Pemberi Vaksin Palsu

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 16:45 WIB

Teror Vaksin Palsu, Politisi Nasdem: Dokter Bukan Malaikat

Teror Vaksin Palsu, Politisi Nasdem: Dokter Bukan Malaikat

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 16:11 WIB

DPR akan Bentuk Tim Pengawasan Dewan Terkait Kasus Vaksin Palsu

DPR akan Bentuk Tim Pengawasan Dewan Terkait Kasus Vaksin Palsu

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 16:10 WIB

Vaksin Palsu Tak Punya Efek Samping

Vaksin Palsu Tak Punya Efek Samping

Foto | Selasa, 19 Juli 2016 | 15:33 WIB

Cegah Pemalsuan Vaksin Terulang, DPR Minta RS Musnahkan Limbahnya

Cegah Pemalsuan Vaksin Terulang, DPR Minta RS Musnahkan Limbahnya

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 01:59 WIB

Terkini

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:42 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

×