Polisi Jaga Ketat Rumah Sakit dan Klinik Pemberi Vaksin Palsu

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 19 Juli 2016 | 16:45 WIB
Polisi Jaga Ketat Rumah Sakit dan Klinik Pemberi Vaksin Palsu
Posko pengaduan vaksin palsu di RSIA Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Polda Metro Jaya bakal memperketat pengamanan di sejumlah rumah sakit dan klinik yang diduga terlibat kasus pemberian vaksin palsu untuk bayi. Penjagaan itu dilakukan setelah sejumlah keluarga pasien mendatangi sejumlah RS menuntut pertanggungjawaban atas pemberian vaksin palsu tersebut.

"Oh iya dari apa yang dirilis Mabes Polri dan Kemenkes ada 14 RS itu kita lakukan pengamanan pengamanan. Termasuk klinik-klinik yang sudah teridentifikasi. Bahkan kita juga mengamankan posko posko karena isu yang terkini dibolak balik dan serba salah," kata Awi di Polda Metro Jaya, Selasa (19/7/2016).

Awi juga mengaku telah memerintahkan sejumlah Kapolres untuk membuat posko pengamanan di beberapa RS yang dianggap terlibat peredaran vaksin palsu.

"Kita menjembatani apa keluhan keluhan pasien ini dan apa yang harus ditindak lanjuti RS," kata Awi.

Awi juga mengimbau agar masyarakar bersabar menunggu proses selanjutnya dari Satuan Tugas Anti Vaksi Palsu yang dibentuk penyidik Bareskrim Polri dan Kemenkes.

"Tentunya mengimbau lakukan sesuai mekanisme yang ada misalnya terkait vaksin palsunya serahkan ke Bareskrim dan bersabar agar semuanya terungkap siapa pelaku pelakunya," kata Awi.

"Kemudian terkait dengan komplain tentunya kemenkes sudah melakukan langkah langkah pelaksanaan vaksin ulang, bahkan presiden sendiri kemarin sudah memantau langsung tentunya nanti komplain masyarakat semua akan ditindak lanjuti oleh pemerintah dan kita akan mengamankan kebijakan pemerintah," Awi menambahkan.

Polda juga siap membantu pelimpahan berkas penyidikan kasus peredaran vaksin palsu yang saat ini tengah ditangani Bareskrim Mabes Polri. Sejauh ini polisi masih menunggu kabar dari penyidik Bareskrim Polri apabila diminta membantu penyidikan kasus vaksin palsu yang diduga melibatkan 14 rumah sakit tersebut.

"Kami masih menunggu arahan mabes polri. Belum ada diperbantukan dari Polda, masih murni mabes polri. Kita tunggu ya kan katanya minggu ini akan dituntaskan," kata Awi.

Penelusuran dari data yang dikumpulkan jajaran intelejen Polda Metro Jaya belum menemukan adanya sejumlah RS lainnya yang memberikan vaksin palsu. Sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menetapkan 3 dokter sebagai tersangka atas kasus dugaan pemalsuan vaksin. Mereka adalah dokter AR, H, dan I.

Total tersangka atas kasus ini berjumlah menjadi 23 orang. 23 tersangka itu terdiri dari enam produsen, sembilan distributor, dua pengumpul botol bekas, satu pemalsu label, dua bidan, dan tiga dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Vaksin Palsu, Politisi Nasdem: Dokter Bukan Malaikat

Teror Vaksin Palsu, Politisi Nasdem: Dokter Bukan Malaikat

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 16:11 WIB

DPR akan Bentuk Tim Pengawasan Dewan Terkait Kasus Vaksin Palsu

DPR akan Bentuk Tim Pengawasan Dewan Terkait Kasus Vaksin Palsu

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 16:10 WIB

Vaksin Palsu Tak Punya Efek Samping

Vaksin Palsu Tak Punya Efek Samping

Foto | Selasa, 19 Juli 2016 | 15:33 WIB

Menkes Janjikan Vaksi Ulang Berkualitas Baik

Menkes Janjikan Vaksi Ulang Berkualitas Baik

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 15:30 WIB

RS Harapan Bunda Dinilai Paling Bandel Soal Vaksin Palsu

RS Harapan Bunda Dinilai Paling Bandel Soal Vaksin Palsu

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:59 WIB

Menkes: Vaksin Palsu Tak Berdampak Efek Samping Kesehatan

Menkes: Vaksin Palsu Tak Berdampak Efek Samping Kesehatan

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:58 WIB

Sejumlah Orang Tua Korban Vaksin Palsu Lapor Ke Pimpinan DPR

Sejumlah Orang Tua Korban Vaksin Palsu Lapor Ke Pimpinan DPR

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:31 WIB

Cegah Pemalsuan Vaksin Terulang, DPR Minta RS Musnahkan Limbahnya

Cegah Pemalsuan Vaksin Terulang, DPR Minta RS Musnahkan Limbahnya

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 01:59 WIB

Terkait Vaksin Palsu, Menkes Minta Warga Tak Bertindak Anarkis

Terkait Vaksin Palsu, Menkes Minta Warga Tak Bertindak Anarkis

News | Senin, 18 Juli 2016 | 23:46 WIB

Inilah Alasan RS Hosana Medica Membeli Vaksin Palsu

Inilah Alasan RS Hosana Medica Membeli Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 20:32 WIB

Terkini

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:42 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

×