Cina Siapkan Anggaran Rp29,5 M untuk Lindungi Alam LCS

Tomi Tresnady

Selasa, 26 Juli 2016 | 02:17 WIB
Cina Siapkan Anggaran Rp29,5 M untuk Lindungi Alam LCS
Bendera Cina berkibar di dekat Tembok Raksasa. [pixabay]

Suara.com - Cina mempersiapkan anggaran senilai 15 juta Yuan (2,25 juta dolar Amerika Serikat atau Rp29,5 miliar) untuk lindungi alam di Laut Cina Selatan (LCS), terang kantor berita pemerintah, Xinhua, Senin (25/7/2016).

Negara itu sempat menyalurkan anggaran sebanyak dua kali lipatnya dalam empat tahun terakhir, tambahnya.

Pengadilan Permanen Arbitrase (PCA) di Den Haag memutuskan bulan ini, Cina tak memiliki hak historis atas Laut Cina Selatan seraya mengkritisi aksi negara itu merusak lingkungan di perairan tersebut.

China menolak keputusan itu dan memilih tak terlibat dalam proses persidangan.

Pengadilan menemukan, reklamasi lahan skala besar dan pembangunan pulau buatan di LCS menyebabkan kerusakan parah bagi karang. Bahkan aksi itu dianggap melanggar kewajiban Cina menjaga lautan yang rentan rusak.

Negara itu berulang kali menyangkal adanya kerusakan alam di Laut Cina Selatan.

Xinhua menerangkan, anggaran selama tiga tahun ke depan pertama kali akan digunakan untuk mengeksplorasi palung terdalam bawah air di sekitar kepulauan Paracel.

"Dana tersebut digelontorkan untuk penelitian ilmiah dan pengembangan metode baru, serta menyediakan fasilitas perlindungan alam," terang pejabat pemerintah urusan perlindungan lingkungan, Shi Guoning.

Dalam empat tahun terakhir, Cina menghabiskan lebih dari 30 juta yuan untuk menjaga karang dan keberlangsungan pulau kecil, tambah kantor berita itu.

Pemerintah sempat melepas ikan dan penyu ke laut sebanyak enam kali, serta menindak perburuan liar burung laut, jelasnya.

Cina mengklaim lebih dari 90 persen wilayah Laut Cina Selatan, perairan yang berkontribusi untuk lebih dari sepersepuluh produksi perikanan dunia. Akan tetapi, perairan itu juga diklaim Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan.

Negeri tersebut mengatakan kepulauan di LCS merupakan bagian wilayahnya, sehingga pemerintahnya dapat melakukan apa pun di sana.

Bahkan, Cina mengklaim telah berinvestasi dalam pembangunan sejumlah infrastruktur, misalnya pelabuhan dan bandara di beberapa wilayah LCS.

Cina juga sedang memperluas jaringan telepon seluler 4G di sejumlah wilayah LCS, termasuk Kepulauan Spratly, kata Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Negara dalam lamannya, Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Latihan Militer Cina di LCS Sebagai Reaksi Terhadap AS

Latihan Militer Cina di LCS Sebagai Reaksi Terhadap AS

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 07:27 WIB

Militer Cina Lakukan Patroli Udara di Laut Cina Selatan

Militer Cina Lakukan Patroli Udara di Laut Cina Selatan

News | Senin, 18 Juli 2016 | 21:42 WIB

Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing

Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 16:16 WIB

Pengamat: Pecah Belah Asia Tenggara, China Tiru Strategi Israel

Pengamat: Pecah Belah Asia Tenggara, China Tiru Strategi Israel

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 15:52 WIB

Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS

Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 12:58 WIB

Soal Laut Cina Selatan, Cina Dituduh Langgar Kedaulatan Filipina

Soal Laut Cina Selatan, Cina Dituduh Langgar Kedaulatan Filipina

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 16:50 WIB

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 06:28 WIB

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

News | Senin, 13 Juni 2016 | 15:09 WIB

Cina Tak Akan Biarkan Taiwan Jadi Negara Merdeka

Cina Tak Akan Biarkan Taiwan Jadi Negara Merdeka

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 23:00 WIB

Cina Kembali Bermanuver Klaim Wilayah Laut Cina Selatan

Cina Kembali Bermanuver Klaim Wilayah Laut Cina Selatan

News | Kamis, 07 April 2016 | 06:13 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×