Eks Lokalisasi Dolly Masih Ada Kegiatan Prostitusi

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2016 | 01:24 WIB
Eks Lokalisasi Dolly Masih Ada Kegiatan Prostitusi
Massa berunjuk rasa mendukung Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menutup lokalisasi Dolly-Jarak. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Satpol PP Surabaya, Selasa, membekuk dua mucikari dan satu PSK yang masih menggunakan eks lokalisasi Dolly yang sudah ditutup sebagai tempat prostitusi.

"Dari mereka polisi menyita uang Rp500 ribu yang berasal dari tamu-tamu yang menggunakan jasa PSK dari dua germo," kata Kasat Reskrim Polretabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga.

Awalnya, tersangka Hr (46), warga Kupang Gunung, dan Gd (38), warga Putat Jaya, menjadi kuli serabutan selama tiga bulan.

Namun, ia tak puas dengan hasil yang didapat sehingga menawarkan layanan jasa hubungan seksual kepada lelaki hidung belang dengan tarif Rp350 ribu untuk sekali kencan.

"Si anak diberikan uang Rp150 ribu dan membayar kamar Rp80 ribu, lalu sisanya untuk tersangka," tambahnya.

Selain uang, polisi juga menyita dua buah telepon genggam milik tersangka.

"Kami harus meyakinkan bahwa eks Dolly tidak lagi digunakan kelompok-kelompok tertentu secara terselubung," katanya.

Oleh sebab itu, Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Satpol PP melakukan pencegahan dan penindakan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman pidana minimal tiga tahun dan maksimal 13 tahun penjara serta denda Rp120 juta sampai Rp600 juta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Orang Ditangkap dalam Penggerebekan di Eks Lokalisasi Dolly

7 Orang Ditangkap dalam Penggerebekan di Eks Lokalisasi Dolly

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 13:27 WIB

Akhir Mei, Lokalisasi Balong Cangkring Mojokerto Ditutup

Akhir Mei, Lokalisasi Balong Cangkring Mojokerto Ditutup

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 22:23 WIB

Bekas Pelacuran Dolly Kini Berubah, Mega, Puan, Risma Berkunjung

Bekas Pelacuran Dolly Kini Berubah, Mega, Puan, Risma Berkunjung

News | Minggu, 02 Agustus 2015 | 22:15 WIB

Risma Ingin Ubah Gang Dolly Jadi Pusat Batu Akik

Risma Ingin Ubah Gang Dolly Jadi Pusat Batu Akik

News | Minggu, 31 Mei 2015 | 15:40 WIB

Pemerintah Harus Siapkan Pasar Bagi Produk Eks PSK

Pemerintah Harus Siapkan Pasar Bagi Produk Eks PSK

News | Sabtu, 30 Mei 2015 | 22:52 WIB

Terkuak, Tempat 'Hijrah' PSK Dolly

Terkuak, Tempat 'Hijrah' PSK Dolly

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 08:48 WIB

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp8,6 M Revitalisasi Dolly dan Jarak

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp8,6 M Revitalisasi Dolly dan Jarak

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:18 WIB

Aparat Keamanan Tertibkan Rumah Hiburan di Eks-Dolly

Aparat Keamanan Tertibkan Rumah Hiburan di Eks-Dolly

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 09:46 WIB

Dolly Bubar, Pemda Bengkulu Awasi Pendatang

Dolly Bubar, Pemda Bengkulu Awasi Pendatang

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 14:37 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB