Akhir Mei, Lokalisasi Balong Cangkring Mojokerto Ditutup

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 Mei 2016 | 22:23 WIB
Akhir Mei, Lokalisasi Balong Cangkring Mojokerto Ditutup
Ilustrasi prostitusi/psk. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menutup lokalisasi Balong Cangkring di Kota Mojokerto. Penutupan dilakukan 29 Mei 2016.

"Ini menjadi yang terakhir penutupan lokalisasi di Jatim," ujar Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim Siti Nurahmi kepada wartawan di Surabaya, Selasa (3/5/2016).

Pemprov Jatim masih melakukan validasi data. Sebelumnya beberapa kali mengalami kendala dan kesulitan.

"Setelah beberapa kali rapat dengan semua kalangan, termasuk dengan pihak yayasan (Yayasan Mojopahit) yang setuju jika lokalisasi ditutup," ucapnya.

Balong Cangkring merupakan satu-satunya lokalisasi dari 47 lokalisasi yang belum berhasil ditutup Pemprov Jatim melalui program penutupan lokalisasi sejak 2010. Penutupan lokalisasi ini terbilang lambat karena kompleks lokalisasi milik sebuah yayasan sosial, yakni Yayasan Mojopahit dan pemilik enggan disebut lokalisasi.

Yayasan Mojopahit telah menyodorkan data masyarakat terdampak penutupan lokalisasi sebanyak 1.317 kepala keluarga, dan meminta diberikan kompensasi. Namun Pemprov belum berani menyebutkan besaran kompensasi bantuan warga terdampak, karena tergantung keputusan Gubernur Jatim Soekarwo.

"Tentunya menyesuaikan anggaran yang ada. Perkiraan saya mungkin bantuan yang bisa diberikan sebesar Rp5 juta, tapi itu maksimal dan bisa kurang," katanya.

Untuk para wanita tuna susila (WTS), perempuan yang akrab disapa Bu Mimin ini menjelaskan terdapat sebanyak 89 orang di daerah tersebut, meski beberapa di antaranya telah memilih pulang dengan sukarela. Para WTS ini, lanjut dia, akan mendapat pelatihan atau keterampilan khusus agar saat lokalisasi ditutup, para WTS bisa beralih menjadi wirausahawan.

"Oleh karena itu, Pemprov Jatim juga akan memberikan bantuan modal kepada WTS, sama seperti yang dilakukan saat penutupan lokalisasi lain di Jatim," katanya.

Selain itu, komunikasi beserta koordinasi dengan Pemkot Mojokerto dan Kementerian Sosial akan terus dilakukan, termasuk cara penanganan para WTS maupun pemilik warung di sekitar lokalisasi.

"Koordinasi terus berjalan, termasuk apakah saat penutupan nanti Menteri Sosial Khofifah Indar Parawasansa akan datang atau tidak," katanya.

Jika lokalisasi Balong Cangkring ditutup maka Pemprov Jatim berhasil menutup 47 lokalisasi yang tersebar di sejumlah daerah. Terakhir, Pemprov Jatim dan Kementerian Sosial secara resmi menutup lokalisasi Kedung Banteng di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo pada 9 Juni 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkab Paser Usul Revisi Perda Penanggulangan Prostitusi

Pemkab Paser Usul Revisi Perda Penanggulangan Prostitusi

News | Jum'at, 22 April 2016 | 04:54 WIB

Penyedia Jasa Gigolo dan Penari Telanjang Ditangkap di Duren Tiga

Penyedia Jasa Gigolo dan Penari Telanjang Ditangkap di Duren Tiga

News | Jum'at, 15 April 2016 | 12:19 WIB

Lima Gigolo dan Enam Penari Telanjang Ini Jual Layanan Spesial

Lima Gigolo dan Enam Penari Telanjang Ini Jual Layanan Spesial

News | Jum'at, 15 April 2016 | 11:32 WIB

Laba Bersih Bank Jatim di Kuartal I 2016 Tumbuh 21,51 Persen

Laba Bersih Bank Jatim di Kuartal I 2016 Tumbuh 21,51 Persen

Bisnis | Senin, 11 April 2016 | 16:29 WIB

UU Baru Larang "Pembelian Seks", Para PSK Prancis Protes

UU Baru Larang "Pembelian Seks", Para PSK Prancis Protes

News | Jum'at, 08 April 2016 | 07:17 WIB

Lelaki Prancis Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Sewa PSK, Kenapa?

Lelaki Prancis Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Sewa PSK, Kenapa?

News | Kamis, 07 April 2016 | 16:56 WIB

Pekerjakan ABG, Bos Surga Dunia Kini Meringkuk di Kantor Polisi

Pekerjakan ABG, Bos Surga Dunia Kini Meringkuk di Kantor Polisi

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 20:59 WIB

Polisi Ungkap Penjualan Perempuan Jutaan Rupiah Lewat Medsos

Polisi Ungkap Penjualan Perempuan Jutaan Rupiah Lewat Medsos

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 11:39 WIB

Kawasan Prostitusi Kosambi, Tangerang Digusur 23 Mei

Kawasan Prostitusi Kosambi, Tangerang Digusur 23 Mei

News | Minggu, 27 Maret 2016 | 09:56 WIB

Pembangunan Rel Kereta Api Ganda di Jawa Timur Dikebut Tahun Ini

Pembangunan Rel Kereta Api Ganda di Jawa Timur Dikebut Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 25 Maret 2016 | 16:02 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×