Menag Lepas 173 Penghafal Al Qur'an ke Turki

Madinah, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 02 Agustus 2016 | 14:42 WIB
Menag Lepas 173 Penghafal Al Qur'an ke Turki
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin saat mengahdiri acara pelepasan hafidz dan hafidzah ke Turki di Jakarta, Selasa (2/8/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin melepas 173 orang hafidzh ke Turki. Mereka merupakan para penghafal Al Quran yang telah diwisuda dari Pondok Pesantren Sulaimaniyah, yang rencananya akan belajar di Turki selama kurun waktu tiga tahun untuk mendalami tahfizh al-quran, pengetahuan keagamaan Islam serta kemampuan bahasa Arab dan Turki.  Adapun 173 hafidzh terdiri dari 143 hafidzh dan 30 Hafidzah.

Program beasiswa Tahfidzh Alquran merupakan program kerjasama Kementerian Agama dengan Yayasan Pusat Kebudayaan Islam Indonesia Turki/ United Islamic Cultural Center of Indonesia-Turkey (UICCI) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Sulaimaniyah.

Dalam sambutannya, Lukman mengatakan program beasiswa Tahfidz Alquran bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengamalan agama. Dengan mendalami ilmu agama, kata dia, bisa meredam tindakan anarkis atas nama agama. 

"Inilah peran Kementerian Agama untuk lebih religi memahami spirit agama dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agar Indonesia lebih religius, Indonesia yang beragama kader mumpuni. Ulama berwawasan, multikultural. Indonesia butuh Islam secara damai dan kesejukan," ujar Lukman dalam sambutannya usai mewisuda para santri di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Lebih lanjut Lukman mengatakan, Yayasan UICCI bukanlah lembaga yang dilarang Pemerintah Turki karena memiliki payung hukum dan komitmen untuk menghasilkan hafidzh Al Quran dan tidak berafiliasi dengan organisasi terlarang di Turki.

"Kerjasama ini memperkuat akses santri mempelajari Al-Quran dan keislaman serta kerjasama juga memperkuat networking Indonesia dan Turki untuk mengembangkan Al-Quran, sehingga bisa menyambungkan dua peradaban. Sehingga ada pertukeran model ilmu Turki dan Indonesia," imbuhnya.

Lukman berharap para hafidzh bisa memanfaatkan kesempatan belajar serta mengamalkan untuk memajukan Indonesia.

"Kalian adalah duta bangsa pesantren dan masyarkat, maka jagalah nama baik Indonesia, pesantren, masyarakat dengan menunjukkan prestasi moral intelektual spiritual," kata Lukman.

"Selamat bagi para santri. Saya harap kalian bisa kembali ke Indonesia bisa berguna bagi negara dan kelak 15 tahun kedepan kalian bisa menempati posisi yang strategis,"ungkapnya.

Untuk diketahui ratusan santri akan diberangkatkan melalu tiga kloter yakni pada Selasa hingga kloter terakhir Kamis (4/8/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menag Ajak Kaum Muslim Lestarikan Tradisi Magrib Mengaji

Menag Ajak Kaum Muslim Lestarikan Tradisi Magrib Mengaji

News | Jum'at, 08 April 2016 | 07:22 WIB

Arab Saudi Janji Bayar Santunan Korban Crane Tahun Ini

Arab Saudi Janji Bayar Santunan Korban Crane Tahun Ini

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 13:02 WIB

Menteri Agama Minta Dakwah Islam Tidak Memprovokasi & Menghasut

Menteri Agama Minta Dakwah Islam Tidak Memprovokasi & Menghasut

News | Sabtu, 16 Januari 2016 | 22:42 WIB

Menteri Agama Pasrah Jika Harus Meletakkan Jabatannya

Menteri Agama Pasrah Jika Harus Meletakkan Jabatannya

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 12:17 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:55 WIB

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

×