Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia

Bangun Santoso

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51 WIB
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
Pakar Kebijakan Publik dari Well-Being Institute, Asep Kususanto. (Ist)
baca 10 detik
  • Pakar Asep Kususanto (Rabu, 11/3/2026) menyatakan impor pick-up India adalah otokritik praktik kartel kendaraan nasional.
  • Perbedaan harga signifikan menunjukkan pasar dikuasai kesepakatan tidak adil, bukan mekanisme pasar alami seharusnya.
  • Kekuasaan kartel yang dipertahankan berpotensi menjadi jebakan, terungkap melalui isu impor mobil India.

Suara.com - Pakar Kebijakan Publik dari Well-Being Institute, Asep Kususanto menilai kasus impor pick-up dan pick-up truck dari India bukan hanya sekadar isu perdagangan atau persaingan usaha semata.

Menurut Asep, impor pick up dari India telah bertransformasi menjadi bentuk otokritik yang tidak disengaja terhadap praktik kartel yang diyakini telah menguasai pasar kendaraan di Indonesia.

"Secara substansial, kasus impor kendaraan dari India tidak hanya muncul sebagai isu ekonomi atau perdagangan belaka. Lebih dari itu, impor tersebut berfungsi sebagai otokritik yang tak terduga terhadap kartel yang diduga telah menguasai dan mengendalikan pasar kendaraan nasional," ujar Asep kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Asep mengatakan, proses yang dimulai dari kebijakan impor yang diperdebatkan ini secara tidak sengaja mengekspos ketidakadilan yang terbangun dalam sistem, sekaligus menjadi cermin yang memantulkan kekuasaan kartel yang telah lama mengakar.

Menurut dia, impor mobil India secara tak terduga menjadi alat yang memantulkan realitas bahwa pasar kendaraan di Indonesia telah dikuasai oleh praktik yang tidak adil.

"Harga kendaraan lokal yang hampir dua kali lipat dibandingkan harga impor menjadi bukti nyata bahwa mekanisme pasar yang seharusnya bekerja secara alami telah digantikan oleh kesepakatan antarprodusen. Impor ini tidak sengaja "mengkritik" dengan menunjukkan bahwa kekuasaan kartel telah membuat harga menjadi tidak wajar dan menjauhkan akses masyarakat terhadap kendaraan dengan harga terjangkau," jelas Asep.

Menurut Asep, kartel yang diduga ada, ternyata telah membangun sistem yang menguntungkan diri mereka sendiri. Hanya saja, kata dia, secara tidak sengaja menjadi korban dari kekuasaan yang mereka bangun sendiri.

"Ketakutan mereka untuk tidak memberikan diskon atau menurunkan harga adalah bentuk dari otokritik yang muncul dari struktur kekuasaan mereka sendiri—ketika mereka mencoba mengamankan pangsa pasar dan harga tinggi melalui kesepakatan, justru mekanisme yang mereka ciptakan itu sendiri yang akhirnya mengungkapkan kelemahan sistem yang mereka kendalikan," jelas dia.

Asep mengingatkan kekuasaan yang mereka miliki melalui struktur oligopoli dan dugaan kartel justru menjadi jebakan bagi diri mereka.

Dia bilang, setiap upaya untuk mempertahankan dominasi tersebut membuat mereka semakin terjebak dalam siklus kontrol yang berbahaya, hingga akhirnya impor mobil India yang mereka jadikan isu politik justru menjadi alat yang mengungkapkan segala manipulasi yang telah mereka lakukan.

"Praktik kartel tidak hanya merugikan masyarakat dengan harga yang tidak adil, tetapi juga menunjukkan bahwa kekuasaan yang mereka pegang bukanlah hasil dari keunggulan produk atau efisiensi operasional, melainkan dari kesepakatan yang dibuat untuk menguasai pasar," tutur Asep.

baca juga

"Impor mobil India yang awalnya mereka jadikan senjata politik untuk menekan pemerintah, justru berbalik menjadi cermin yang memperlihatkan betapa jauh mereka telah menyimpang dari prinsip persaingan yang sehat dan bagaimana kekuasaan yang berlebihan telah membuat mereka melupakan tujuan utama industri kendaraan yaitu memberikan akses yang luas bagi masyarakat," Asep menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India

DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:58 WIB

Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR

Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:13 WIB

PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri

PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 06:50 WIB

Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India

Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:57 WIB

Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta

Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta

Otomotif | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:32 WIB

Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri

Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 18:50 WIB

Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal

Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:40 WIB

Terkini

VIVIZ Terancam Ganti Nama Grup Usai Eunha, SinB, Umji Gabung Agensi Baru

VIVIZ Terancam Ganti Nama Grup Usai Eunha, SinB, Umji Gabung Agensi Baru

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Ramai Jasa Bikin Surat Sakit Palsu: Bukti Karyawan Makin Licik atau Budaya Kerja yang Toxic?

Ramai Jasa Bikin Surat Sakit Palsu: Bukti Karyawan Makin Licik atau Budaya Kerja yang Toxic?

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Liputan IIBF 2026: Nonton Bilal Indrajaya, Kulineran, hingga Pesan Puisi Dadakan Seikhlasnya

Liputan IIBF 2026: Nonton Bilal Indrajaya, Kulineran, hingga Pesan Puisi Dadakan Seikhlasnya

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:16 WIB

9 HP Murah RAM 8 GB Internal 256 GB yang Bisa Kamu Beli

9 HP Murah RAM 8 GB Internal 256 GB yang Bisa Kamu Beli

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Influenza A Apakah Berbahaya? Bukan Flu Biasa, Bisa Sebabkan Komplikasi Serius!

Influenza A Apakah Berbahaya? Bukan Flu Biasa, Bisa Sebabkan Komplikasi Serius!

Health | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:10 WIB

11 Sunscreen Ringan Cepat Meresap untuk Kulit Berminyak

11 Sunscreen Ringan Cepat Meresap untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Petasan Maulid hingga Larut Malam Bikin Warga Pondok PInang Resah, Pramono Anung Turun Tangan

Petasan Maulid hingga Larut Malam Bikin Warga Pondok PInang Resah, Pramono Anung Turun Tangan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mensos Gus Ipul Cek Kesiapan Operasional Dapur SRT 3 Sulsel

Mensos Gus Ipul Cek Kesiapan Operasional Dapur SRT 3 Sulsel

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kondisi Ole Romeny Meragukan Menjelang Laga Final Timnas Indonesia vs Thailand

Kondisi Ole Romeny Meragukan Menjelang Laga Final Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:06 WIB

×