Mendikbud: Perlu Dibangun "Boarding School" di Perbatasan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 07 Agustus 2016 | 21:43 WIB
Mendikbud: Perlu Dibangun "Boarding School" di Perbatasan
Ilustrasi sekolah kekurangan guru. [Antara]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai perlu dibangun sekolah dengan fasilitas asrama (boarding school) di daerah perbatasan. Itu dilakukan agar pendidikan di daerah itu kualitasnya tidak kalah dengan negara tetangganya.

"Selama ini pemerintah daerah di kawasan perbatasan belum menggarap masalah pendidikan ini dengan maksimal. Sehingga perlu diambil alih pemerintah pusat, termasuk para pengajarnya. Untuk iu perlu dibangun semacam 'boarding school' di daerah perbatasan tersebut," kata Mendikbud di sela kunjungannya di Universitas Negeri Malang (UNM), Minggu (7/8/2016).

Masalah pendidikan di daerah perbatasan menjadi bahasan pokok dalam diskusi antara Mendikbud dengan jajaran Rektorat UM yang diwakili Wakil Rektor I UNM, Haryono.

Pada awalnya diskusi itu membahas mengenai Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan Terluar Dan Tertinggal (SM3T) namun berkembang membahas berbagai hal terkait pendidikan di Tanah Air ke depan. Untuk pendidikan ke depan, Mendikbud minta UM dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk membuat platform pendidikan ideal di Indonesia.

Saat ini, lanjut Muhadjir, kabinet fokus pada ketidakmerataan pendidikan, bahkan Presiden Joko Widodo minta tidak hanya dilakukan reformasi, tetapi perubahan radikal, termasuk bagaimana membangun pendidikan di daerah perbatasan dengan negara lain.

Selain membahas pendidikan di daerah perbatasan, Mendikbud juga mendapat masukan soal keberadaan guru yang menjadi komoditas politik pada saat ada pemilihan umum daerah (Pilkada).

Masukan itu antara lain mengenai dampaknya pada guru yang tidak mendukung calon tertentu, karena status mereka sebagai PNS daerah, meski gaji mereka dari pusat. Sementara itu Haryono mengatakan akan menindaklanjuti berbagai topik diskusi dan permintaan Mendikbud tersebut.

"Untuk merealisasikan itu semua diperlukan konsep holistik. Namun yang pasti UM akan membantu, termasuk gagasan 'full day school' Senin hingga Jumat dan Sabtu libur," katanya.

Pada kesempatan itu Mendikbud juga menyampaikan permintaan maafnya kepada para pejabat dan seluruh civitas akademika UM, karena selama ini dirinya lebih dikenal sebagai Rektor UMM daripada sebagai dosen PLS (Pendidikan Luar Sekolah) di UNM.

"Saya minta maaf karena lebih dikenal sebagai Rektor UMM, namun setelah jadi menteri, akhirnya banyak yang tahu saya adalah warga UM. Saya rasa banyak yang ingin tahu siapa diri saya setelah presiden memilih saya menjadi menteri. Karena itu, rekam jejak saya sekarang banyak diketahui masyarakat, termasuk sebagai dosen UM," urainya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu Tegaskan Sekolah yang Dituding Terkait Gullen Tetap Jalan

Menlu Tegaskan Sekolah yang Dituding Terkait Gullen Tetap Jalan

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 23:59 WIB

Istana Minta Turki Hormati Kedaulatan Indonesia

Istana Minta Turki Hormati Kedaulatan Indonesia

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:36 WIB

Sekolah di Yogya dan Bandung Sesalkan Tudingan Turki

Sekolah di Yogya dan Bandung Sesalkan Tudingan Turki

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:22 WIB

Kemenlu Hati-hati Tanggapi Permintaan Turki

Kemenlu Hati-hati Tanggapi Permintaan Turki

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:10 WIB

Kedubes Turki Minta Indonesia Tutup 9 Sekolah Terkait Gulen

Kedubes Turki Minta Indonesia Tutup 9 Sekolah Terkait Gulen

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 17:52 WIB

Tarik Pungutan ke Ortu Murid, 4 Kepala Sekolah Dipecat

Tarik Pungutan ke Ortu Murid, 4 Kepala Sekolah Dipecat

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 22:30 WIB

Survei: 56 Persen Orang Tua Tak Awasi Jajanan Anak

Survei: 56 Persen Orang Tua Tak Awasi Jajanan Anak

Lifestyle | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:32 WIB

Sejumlah SD di Merauke Vakum karena Tak Ada Guru

Sejumlah SD di Merauke Vakum karena Tak Ada Guru

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 06:05 WIB

Anies Baswedan Pastikan Tidak Ada Lagi Praktik Plonco Di Sekolah

Anies Baswedan Pastikan Tidak Ada Lagi Praktik Plonco Di Sekolah

News | Senin, 18 Juli 2016 | 16:29 WIB

Menteri Anies: Yang Kita Kerjakan Ini Wujud Nawacita

Menteri Anies: Yang Kita Kerjakan Ini Wujud Nawacita

News | Senin, 18 Juli 2016 | 14:34 WIB

Terkini

Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor

Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:29 WIB

Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel

Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:25 WIB

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:58 WIB

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:40 WIB

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:26 WIB

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:23 WIB

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB