Ini Sanksi yang Bisa Menjerat Produsen "Bikini Snack"

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 08 Agustus 2016 | 15:24 WIB
Ini Sanksi yang Bisa Menjerat Produsen "Bikini Snack"
Ini dia kemasan 'Bikini Snack' yang diproduksi di Bandung, Jawa Barat. (Dok. KPAI)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Balai Besar POM Bandung berhasil melakukan penggerebekan terhadap produsen camilan Bikini (Bihun Kekinian) di daerah Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2016), berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil setempat.

Dari penggerebekan tersebut, Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito mengatakan, Balai POM Jawa Barat berhasil menyita 144 bungkus camilan "Bikini", 3900 kemasan, 15 bungkus bumbu, 40 bungkus bihun sebagai bahan baku, dan beberapa peralatan memasak seperti kompor, wajan, sebagai barang bukti.

Berdasar temuan tersebut, kata dia, produsen yang kini tengah diperiksa, bisa dijerat pelanggaran terhadap Undang-Undang (UU) RI No 18 tahun 2012 tentang Pangan pasal 142 dengan pidana paling lama 2 tahun penjara serta denda paling banyak Rp4 miliar.

"Selain undang-undang pangan, pelaku juga bisa dikenai Undang-Undang No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak 2 miliar rupiah," kata Penny dalam konferensi pers di Gedung BPOM Jakarta, Senin (8/8/2016).

BPOM, lanjut dia, tidak menghalangi pelaku usaha untuk berkreativitas, asal memenuhi ketentuan keamanan, kemanfaatan, mutu, dan label, serta memperhatikan norma etika yang berlaku di Indonesia.

"Kami berada dalam posisi untuk menjamin keselamatan, keamanan mutu dan kualitas makanan, obat-obatan dan kosmetika yang beredar. Tugas kami juga dalam menjaga produk yang dikonsumsi masyarakat sesuai dengan aturan kepatutan yang ada," imbuh Penny.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pihaknya tidak bisa memastikan apakah kandungan yang digunakan untuk memproduksi bihun kekinian aman untuk dikonsumsi, karena pelaku tidak melalui proses evaluasi yang ditetapkan Badan POM. Untuk itu Penny mengimbau masyarakat meneliti izin edar suatu produk sebelum membeli atau bahkan mengonsumsinya.

"Kalau ada izin edar dari BPOM maka itu berarti produk sudah diawasi mutu, kualitas dan keamanan sehingga boleh dikonsumsi," pungkasnya.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPOM Belum Bisa Pastikan Keamanan "Bikini Snack"

BPOM Belum Bisa Pastikan Keamanan "Bikini Snack"

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 14:34 WIB

Wakil Walikota Bekasi Sebut Camilan Bikini Merusak Moralitas

Wakil Walikota Bekasi Sebut Camilan Bikini Merusak Moralitas

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 10:55 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×