Wakil Walikota Bekasi Sebut Camilan Bikini Merusak Moralitas

Dythia Novianty, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 08 Agustus 2016 | 10:55 WIB
Wakil Walikota Bekasi Sebut Camilan Bikini Merusak Moralitas
Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, menuding beredarnya camilan yang dikenal dengan Bikini "Bihun Kekinian" memiliki motif merusak moral masyarakat.

"Pokoknya, mungkin bukan karena ingin menyebarkan bihunnya, saya kira ada motif-motif tertentu untuk merusak moralitas di masyarakat," ujar Syaikhu saat ditemui di Komplek Perumahan Taman Wisma Asri, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (7/8/2016).

Oleh karena itu, Pemerintahan Kota Bekasi terus berupaya mencegah adanya upaya-upaya yang merusak moralitas bangsa.

"Tentu saja pemerintah kota bekasi akan terus mencegah upaya-upaya merusak moralitas di masyarakat," katanya.

Lebih lanjut Syaikhu menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi akan menelusuri jika beredar cemilan tersebut di Bekasi.

"Dalam waktu dekat, kita minta Disprindakop (Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Bekasi) sidak dan menelusuri sumber peredarannya dimana termasuk suplayernya," tegas Syaikhu.

Dirinya pun mengecam, adanya produk camilan tersebut yang kemasannya dinilai tidak mendidik.

"Harapannya, segera mungkin ketemu (sidak) dan masyarakat merasa tenang dan nyaman bahwa banyak sekali terkait dengan isu-isu negatif itu, memang lokus dan ini di alamatkan ke kita, kita nggak tau motifnya apa," ungkapnya.

Sebelumnya, makanan ringan Bihun Kekinian yang dikenal dengan sebutan "Bikini Snack" dijual secara online mengundang keprihatian banyak pihak.

Pasalnya, kemasan camilan yang diproduksi di Bandung, Jawa Barat itu juga mengandung unsur pornografi yaitu, gambar kartun tubuh perempuan yang memakai bikini dan terdapat tulisan 'Remas Aku'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Kreativitas Pembuat Makanan "Bikini" Kebablasan

Pengamat: Kreativitas Pembuat Makanan "Bikini" Kebablasan

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 08:35 WIB

Gerebek "Bikini Snack", Ini Temuan yang Didapat BBPOM Bandung

Gerebek "Bikini Snack", Ini Temuan yang Didapat BBPOM Bandung

News | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 11:36 WIB

DPR minta Pemerintah Panggil Produsen Terkait Camilan "Bikini"

DPR minta Pemerintah Panggil Produsen Terkait Camilan "Bikini"

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 12:37 WIB

Geger Bikini Snack, Seperti Ini Kata PKS?

Geger Bikini Snack, Seperti Ini Kata PKS?

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 06:30 WIB

Dikomplain Sediakan Konten Porno, Ini Kata Produsen OnePlus 3

Dikomplain Sediakan Konten Porno, Ini Kata Produsen OnePlus 3

Tekno | Selasa, 21 Juni 2016 | 23:02 WIB

Terkini

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

×