Suara.com - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Gembong Warsono tidak rela jika kadernya hanya diusung menjadi calon wakil gubernur Jakarta pada pilkada periode 2017-2022. Pasalnya, PDI Perjuangan merupakan partai pemenang pilkada tahun 2012 dan memiliki perwakilan di DPRD DKI Jakarta terbanyak, 28 kursi.
"Nggaklah, apa kata dunia partai pemenang nyalonin jadi wakil (cawagub). Pasti PDIP yang akan mengusung calon gubernur," ujar Gembong di restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta, Senin (8/8/2016).
Kemudian dia menyampaikan sikap Partai Gerindra yang sekarang sudah mengusung Sandiaga Uno menjadi calon gubernur. Kalau nanti Gerindra berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Gerindra siap hanya menempatkan Sandiaga pada posisi calon wakil.
"Memang Sandiaga Uno, dicalonkan jadi gubernur, tapi Gerindra bilang sadar posisi. Pak Sandiaga saja bilang, saya tunduk mekanisme partai," katanya.
Ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa sesungguhnya calon gubernur yang akan diusung PDI Perjuangan, Gerbong tidak mau menyebutkan. Dia mengatakan namanya akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Nantilah. Kan masih lama," kata Gembong.
Saat ini, Gembong maupun kader PDI Perjuangan yang lain masih menunggu keputusan Megawati Soekarnoputri.
Gembong mengatakan dalam dunia politik hal-hal yang tidak sebelumnya tak diprediksi, bisa saja terjadi. Misalnya PDI Perjuangan bisa saja kelak berkoalisi dengan tiga partai pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok): Nasdem, Hanura, dan Golkar.
"Kalau bicara politik, mana ada yang tidak mungkin, masih mungkin. Jangan -jangan besok Hanura ke PDI P bisa saja," kata dia.