Menpan RB Jamin Rasionalisasi PNS Berjalan Otomatis

Adhitya Himawan

Selasa, 09 Agustus 2016 | 15:13 WIB
Menpan RB Jamin Rasionalisasi PNS Berjalan Otomatis
Para pegawai negeri sipil (PNS) di kantor Pemprov DKI Jakarta, Rabu (22/7). [suara.com/Oke Atmaja]

 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan rasionalisasi pegawai negeri sipil (PNS) berjalan secara otomatis tanpa perlu ada pensiun dini.

"Sebenarnya rasionalisasi sudah berjalan secara otomatis. Sekarang pertumbuhan pegawai kita malah minus karena sudah ada kebijakan dua pensiun, satu yang diterima. Jadi sudah otomatis sebenarnya tidak perlu secara khusus," kata Asman usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres di Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Asman Abnur menambahkan, karena berjalan secara otomatis maka dilakukan bertahap dan dengan pola pertumbuhan "zero growth" sebenarnya akan ramping dengan sendirinya karena yang diterima lebih sedikit dan sesuai dengan kebutuhan dan keahliannya.

Karena itu nantinya pendidikan masing-masing kementerian akan diarahkan pada pendidikan vokasi.

Terkait wacana rasionalisasi satu juta PNS dengan pensiun dini oleh Menpan RB sebelumnya, Asman enggan berkomentar dan menyatakan tetap fokus pada pertumbuhannya saja.

"Jadi nanti kalau saya lihat disini terlalu 'gemuk' pegawainya nanti bagaimana caranya untuk penyebaran. Sekarang masih banyak daerah yang membutuhkan pegawai tapi tidak ada sama sekali pegawainya," katanya.

Dia mencontohkan seperti daerah perbatasan yang butuh dokter tetapi ternyata dokter menumpuk di kota.

Dalam pertemuan dengan Wapres, Asman mengatakan Wapres Kalla memberi arahan khusus terkait dengan pertumbuhan pegawai agar jangan terlalu besar sebab ke depan akan lebih banyak memanfaatkan IT.

Menpan RB sebelumnya, Yuddy Chrisnandi mengusulkan rasionalisasi satu juta PNS karena jumlah PNS saat ini mencapai 4,5 juta orang. Jika jumlah penduduk Indonesia berjumlah sekitar 250 juta orang maka total jumlah PNS yang dirasa memadai untuk melayani masyarakat adalah sekitar 3,5 juta orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gedung Jarang Dipakai, Duit Jalan Terus, Jokowi Panggil Menteri

Gedung Jarang Dipakai, Duit Jalan Terus, Jokowi Panggil Menteri

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 12:20 WIB

Menteri PANRB Asman akan Fokus Selesaikan PR di Era Yuddy

Menteri PANRB Asman akan Fokus Selesaikan PR di Era Yuddy

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 11:47 WIB

Tolak Rencana Pecat Sejuta PNS, Ini 12 Alasan Komisi II DPR

Tolak Rencana Pecat Sejuta PNS, Ini 12 Alasan Komisi II DPR

News | Senin, 06 Juni 2016 | 23:00 WIB

Pemerintah Mau Pecat Sejuta PNS, DPR: Mereka Punya Keluarga

Pemerintah Mau Pecat Sejuta PNS, DPR: Mereka Punya Keluarga

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 16:46 WIB

Kursi Asman Abnur di Lantai 20 Gedung DPR Terbakar

Kursi Asman Abnur di Lantai 20 Gedung DPR Terbakar

News | Jum'at, 29 April 2016 | 22:09 WIB

Surat Katabelece Plesiran ke Sydney Tanpa Diketahui Menteri Yuddy

Surat Katabelece Plesiran ke Sydney Tanpa Diketahui Menteri Yuddy

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 22:47 WIB

MenPAN-RB Datangi KPK

MenPAN-RB Datangi KPK

Foto | Jum'at, 18 Maret 2016 | 16:54 WIB

Ini Alasan Menteri Yuddy Cabut Laporan soal Ancaman Guru Honorer

Ini Alasan Menteri Yuddy Cabut Laporan soal Ancaman Guru Honorer

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 14:32 WIB

Menterinya Dapat Nilai Terendah dari Menpan RB, Ini Tanggapan PKB

Menterinya Dapat Nilai Terendah dari Menpan RB, Ini Tanggapan PKB

News | Sabtu, 09 Januari 2016 | 12:36 WIB

Menteri Yuddy: PNS dengan Kinerja Buruk Bisa Dipecat

Menteri Yuddy: PNS dengan Kinerja Buruk Bisa Dipecat

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 21:11 WIB

Terkini

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB