Kilas Balik Kiprah Rio Haryanto di Ajang Jet Darat

Rizki Nurmansyah

Rabu, 10 Agustus 2016 | 20:17 WIB
Kilas Balik Kiprah Rio Haryanto di Ajang Jet Darat
Rio Haryanto (tengah) diapit Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kanan) dan VP Corporate Communication PT. Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro, (14/3) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kamis, 18 Februari 2016, menjadi salah satu momen tak terlupakan dalam hidup seorang pemuda Indonesia bernama Rio Haryanto. Tepat di tanggal itulah Rio resmi menjadi bagian dari pebalap Manor Racing yang akan mengikuti gelaran balap Formula 1 musim 2016.

Kepastian tampilnya Rio di ajang jet darat itu telah mengangkat dan membuat harum nama Indonesia di pentas internasional. Betapa tidak, dia-lah pebalap Indonesia pertama yang tampil di gelaran balap mobil paling bergengsi di dunia itu.

Seluruh lapisan masyarakat, mulai dari jajaran pemerintahan sampai rakyat biasa, pun berbondong-bondong mengungkapkan kekaguman dan kebanggaan terhadap Rio yang memang penuh perjuangan untuk sampai pada tahapan tertinggi di ajang yang juga dikenal dengan istilah jet darat tersebut.

Sekadar diketahui, Rio memulai aktivitas balap pada usia enam tahun dari dunia gokart. Prestasi demi prestasi setelah itu terus diukir anak keempat pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati ini.

Setelah menggojlok skill dan mental selama kurang lebih empat tahun di ajang GP2 Series yang berada persis satu level di bawah F1, Rio lantas mendapat kesempatan bergabung ke Manor.

Bagai mendapat durian runtuh, tawaran ini tidak ubahnya pembuka jalan bagi Rio untuk mewujudkan impian terpendam untuk tampil di kokpit mobil F1.

Namun demikian, Rio dan manajemennya harus bekerja keras mencari sponsor untuk bisa tampil bersama Manor. Pasalnya, dana yang dibutuhkan untuk berseragam tim Manor tidaklah murah.

Tak kurang, uang 15 juta euro (sekitar Rp218 miliar) dipatok pihak Manor kepada Rio untuk bisa tampil satu musim penuh di F1. Setelah bekerja keras meminta bantuan dana dari berbagai pihak, akhirnya dana yang terkumpul kurang lebih mencapai 8 juta euro.

Dana itu pun lantas disetorkan kepada pihak Manor dan Rio mendapat satu kursi di mobil tim Manor dan berpartner dengan pebalap penguji Mercedes, Pascal Wehrlein.

Debut yang dinanti-nanti Rio dan publik Indonesia akhirnya tiba di seri perdana F1 di Sirkuit Melbourne, Australia, 20 Maret 2016. Sayang, debutnya itu sedikit tercoreng setelah gagal finis lantaran mobilnya mengalami kerusakan mesin di tengah-tengah perlombaan.

Barulah pada seri kedua di Sirkuit Sakhir, Bahrain, 3 April 2016, Rio bisa merasakan finis pertamanya di F1. Memulai start di posisi 20, pebalap asal Solo, Jawa Tengah, ini berhasil tuntaskan lomba dengan menempati peringkat 17.

Kurang kompetitifnya mobil MRT05 milik Manor tidak jarang membuat Rio terpaksa harus finis di posisi paling akhir, walaupun rekan setimnya, Pascal Wehrlein, sejauh ini telah menyumbang satu poin bagi Manor.

Sumbangan ini ditorehkan pebalap berkebangsaan Jerman itu setelah finis di posisi ke-10 pada GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 3 Juli lalu.

Sementara, prestasi terbaik Rio selama 12 seri yang diikutinya di F1 musim ini adalah peringkat 15, yakni di GP Monaco, 29 Mei 2016.

Kini, publik Indonesia tak bisa lagi melihat kiprah Rio di sisa musim F1 tahun ini. Hal itu menyusul permasalahan sisa pembayaran dana tampil yang masih kurang 7 juta euro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB