Tampil di Rio, Pengungsi Ini Kirim 'Pesan' Perdamaian di Suriah

Rizki Nurmansyah

Rabu, 10 Agustus 2016 | 14:45 WIB
Tampil di Rio, Pengungsi Ini Kirim 'Pesan' Perdamaian di Suriah
Perenang asal Suriah, Rami Anis, tampil di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro di bawah naungan bendera Tim Olimpiade Pengungsi [Reuters/Edgard Garrido]

Suara.com - Perang saudara yang tidak kunjung usai di Suriah sejak 2011 bukan hanya telah menyebabkan banyak nyawa hilang. Terparah lagi, jutaan masyarakat harus rela mengungsi meninggalkan kampung halaman demi bertahan hidup.

Salah satunya seperti yang dialami Rami Anis. Setahun yang lalu, lelaki kelahiran Aleppo, Suriah, 18 Maret 1991, ini dengan amat terpaksa harus meninggalkan negeri tercinta bersama-sama pengungsi lainnya untuk mencari suaka ke Eropa.

Dengan menaiki sampan kecil, Anis menyeberangi lautan Mediterania yang terkenal cukup ganas menuju Turki. Setelah itu, bersama para pengungsi lainnya Anis melanjutkan perjalanan ke Yunani sebelum akhirnya sampai di Belgia.

Kerasnya perjalanan hidup yang harus ditempuh itu, kini telah berganti suka cita bagi Anis. Berada di bawah naungan bendera Tim Olimpiade Pengungsi, Anis berhasil mewujudkan cita-citanya tampil di Olimpiade.

Tepat pada, Selasa (9/8/2016) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Anis untuk pertama kalinya tampil di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dengan turun di nomor 100 meter gaya bebas putra di Olympic Aquatic Stadium.

Turun di Heat 2, Anis mencatatkan waktu 54,25 detik. Catatan ini membuatnya berada di urutan keenam. Kendati tak lolos ke babak berikutnya, namun Anis mengaku tetap bangga bisa tampil di Olimpiade 2016.

"Ini perasaan yang luar biasa bisa tampil di Olimpiade. Ini mimpi yang jadi nyata buat saya dan saya tidak ingin terbangun dalam mimpi ini," kata Anis yang sangat ingin bertemu dan berfoto bareng dengan idolanya Michael Phelps, perenang andalan Amerika Serikat.

Anis merupakan satu dari 10 atlet yang masuk bagian dari Tim Olimpiade Pengungsi, termasuk diantaranya sesama perenang asal Suriah, Yusra Mardini.

Lebih jauh, Anis menceritakan satu-satunya penyesalannya di Olimpiade kali ini adalah tidak tampil di bawah bendera Suriah. Dia pun berharap perang segera berakhir di Suriah, sehingga nantinya dia bisa tampil di Olimpiade mendatang di Tokyo; tahun 2020.

"Ada perasaan cannggung tidak tampil di bawah bendera negara Anda. Saya berharap di Olimpiade 2020 tidak akan ada lagi pengungsi dan kita bisa kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada yang lebih berharga di hatiku selain tanah airku," pungkas Anis yang masih akan tampil di nomor 100 meter gaya kupu-kupu, Jumat nanti. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:54 WIB

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:50 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Fundamental Ekonomi Terjaga, Manfaat Kian Dirasakan Masyarakat

Fundamental Ekonomi Terjaga, Manfaat Kian Dirasakan Masyarakat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Polda Jateng Apresiasi Aksi Mahasiswa di Jalan Pahlawan, Massa Diimbau Bubarkan Diri Tertib

Polda Jateng Apresiasi Aksi Mahasiswa di Jalan Pahlawan, Massa Diimbau Bubarkan Diri Tertib

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:23 WIB

IUP Kristalin Dicabut Demi Antam? Haris Azhar Kritik Klaim Pemulihan Hutan Satgas PKH

IUP Kristalin Dicabut Demi Antam? Haris Azhar Kritik Klaim Pemulihan Hutan Satgas PKH

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:19 WIB

×