Kalau Dwi Kewarganegaraan, Jabatan Menteri ESDM Archandra Batal

Adhitya Himawan

Minggu, 14 Agustus 2016 | 11:19 WIB
Kalau Dwi Kewarganegaraan, Jabatan Menteri ESDM Archandra Batal
Menteri ESDM Archandra Tahar di Jakarta, Senin (8/8/2016). [Antara/Agung Rajasa]

Wakil Ketua Komisi VII Syaikhul Islam mengatakan Komisi VII menunggu penjelasan langsung dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar mengenai rumor dwi kewarganegaraan yang dimilikinya. Menurutnya, persoalan ini tidak seharusnya didiamkan begitu lama oleh Archandra.

"Sebetulnya soal dwi kewarganegaraan itu yang tahu persis kan orang bersangkutan sama otoritas negara yang jadi sasaran pengajuan permohonan kewarganegaraan. Komisi VII sendiri sampai kini belum mendapat klarifikasi langsung dari Menteri ESDM," kata Syaikhul saat dihubungi Suara.com, Minggu (14/8/2016).

Menurut politisi PKB tersebut, persoalan ini tidak seharusnya didiamkan oleh Archandra. Menurutnya, seharusnya Archandra segera memberikan penjelasan langsung kepada publik sehinga rumor ini tidak terus berkembang. "Bagi kami sendiri, kalau betul dia dwi kewargangegaraan, maka otomatis dia bukan warga negara Indonesia (WNI). Sebab UU Kewarganegaraan Indonesia belum mengakui sistem dwi kewarganegaraan. Jadi kalau dia punya dwi kewarganegaraan, tentu kami anggap pengangkatan dirinya menjadi Menteri ESDM batal demi hukum," ujar Syaikhul.

DPR sendiri saat ini masih mengalami masa reses. DPR akan kembali bersidang saat pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo tentang Nota RAPBN 2017 nanti pada Selasa (16/8/2016). "Mungkin nanti setelah itu, kami akan melakukan langkah untuk menyikapi hal ini," pungkas Syaikhul.

Sebagaimana diketahui, baru saja dilantik, Menteri ESDM Arcandra Tahar langsung dihajar isu soal dwi kewarganegaraan. Pesan berantai yang beredar menyebutkan kalau Arcandra memegang dua status kewarganegaraan, yakni Indonesia dan Amerika Serikat. Archandra selama 20 tahun terakhir memang tinggal di AS dan menjadi eksekutif di perusahaan minyak.

Pesan ini menyebar sejak Sabtu (13/8/2016) pagi. Dalam pesan tersebut, diibeberkan informasi Arcandra menjadi warga AS pada Maret 2012 melalui proses naturalisasi. Arcandra juga sudah mengambil sumpah setiap pada Amerika Serikat. Paspor ini beberapa kali juga sudah digunakan untuk melakukan perjalanan ke Indonesia.

Tak diketahui siapa yang menyebar pesan ini dan sejauh mana kebenarannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri Tunggu Klarifikasi Archandra Soal Dwi Kewarganegaraan

Mendagri Tunggu Klarifikasi Archandra Soal Dwi Kewarganegaraan

News | Minggu, 14 Agustus 2016 | 10:48 WIB

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:09 WIB

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 14:28 WIB

Menteri ESDM Minta PLN Selaras Dalam Program 35 Ribu MW

Menteri ESDM Minta PLN Selaras Dalam Program 35 Ribu MW

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 15:56 WIB

Komisi VII: Beri Kesempatan Pada Menteri ESDM Archandra Tahar

Komisi VII: Beri Kesempatan Pada Menteri ESDM Archandra Tahar

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 14:58 WIB

Kilang Darat Blok Masela Tak Bisa Otomatis Memajukan Maluku

Kilang Darat Blok Masela Tak Bisa Otomatis Memajukan Maluku

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 19:06 WIB

PKB Berharap Penurunan BBM Dongkrak Daya Beli Masyarakat

PKB Berharap Penurunan BBM Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Kamis, 31 Maret 2016 | 15:30 WIB

Banyak Calo Gas, Sudirman Said Revisi Permen ESDM

Banyak Calo Gas, Sudirman Said Revisi Permen ESDM

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2016 | 16:44 WIB

Pengembangan Energi Terbarukan Butuh Dana Rp1,600 Triliun

Pengembangan Energi Terbarukan Butuh Dana Rp1,600 Triliun

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2016 | 16:17 WIB

DPR Ingin PLN Permudah Pasang Sambungan Listrik

DPR Ingin PLN Permudah Pasang Sambungan Listrik

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 04:53 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×