Para Siswi Nigeria yang Diculik Boko Haram Muncul di Video

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2016 | 02:59 WIB
Para Siswi Nigeria yang Diculik Boko Haram Muncul di Video
Boko Haram merilis video yang diklaim menampilkan para gadis Chibok yang diculik lebih dari dua tahun silam. (Reuters)

Suara.com - Kelompok Boko Haram, pada Minggu (14/8/2016), merilis sebuah video baru yang disinyalir mempertunjukkan beberapa siswi sekolah yang diculik dari kawasan Chibok, lebih dari dua tahun silam. Video tersebut dirilis hanya beberapa hari setelah pimpinan Boko Haram Abubakar Shekau membantah klaim yang menyebut dirinya sudah dicopot dari posisinya sebagai pimpinan Boko Haram.

Penculikan 276 siswi sekolah dari Chibok, bulan April 2014 jadi sorotan masyarakat global. Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengklaim bahwa kelompok Boko Haram "secara teknis" sudah ditumpas. Namun, pada kenyataannya, hingga saat ini, mereka masih kesulitan menemukan para siswi yang diculik tersebut. Boko Haram pun masih hidup di negara tersebut.

"Mereka harus tahu bahwa anak-anak mereka masih ada di tangan kami," kata seorang lelaki yang mengenakan penutup wajah, dalam video yang diunggah ke Youtube tersebut.

"Ada beberapa gadis, sekitar 40 orang, yang sudah dinikahkan," kata lelaki tersebut.

Video berdurasi 11 menit itu memperlihatkan gadis-gadis berkerudung duduk di tanah, sementara sebagian lainnya berdiri di belakang lelaki yang berbicara itu.

"Beberapa dari mereka sudah meninggal akibat serangan udara," lanjutnya.

Lelaki tersebut meminta pemerintah membebaskan para anggota Boko Haram yang ditahan. Sebagai gantinya, mereka berjanji akan membebaskan para gadis tersebut.

Menurut direktur firma intelijen Signal Risk, Ryan Cummings, video tersebut menunjukkan posisi Boko Haram yang kian terdesak.

"Ini difokuskan untuk menggunakan para gadis sebagai alat pertukaran," kata Cummings kepada AFP.

"Video ini menunjukkan bahwa upaya penumpasan mengganggu pergerakan kelompok tersebut," lanjut Cummings.

"Ini menunjukkan bahwa Boko Haram sedang putus asa," sambung Cummings.

Pekan lalu, pemimpin Boko Haram, Shekau, muncul dalam sebuah video lain. Dalam video tersebut, Shekau menyatakan akan terus berjuang bagi Boko Haram.

Berembus kabar adanya perebutan tampuk kepemimpinan antara Shekau dan Abu Musab al-Barnawi, petinggi Boko Haram yang dibekingi ISIS.

Barnawi mengkritik Shekau yang memimpin secara brutal dan membabi buta. Salah satu yang disoroti adalah tindakan Boko Haram membantai ribuan orang di Nigeria. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB