Ada Petinggi Perusahaan Mobil Tahu Persis Saat Pembunuhan Mirna

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2016 | 16:29 WIB
Ada Petinggi Perusahaan Mobil Tahu Persis Saat Pembunuhan Mirna
Persidangan terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (18/8). (Antara)

Suara.com - Ketua Tim Kuasa Hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menyebutkan ada saksi yang mengetahui secara persis keberadaan Jessica ketika menunggu Wayan Mirna Salihin dan Boon Juwita alias Hanie di meja nomor 54 di Kafe Olivier.

Saksi kunci tersebut, menurut Otto adalah Direktur Pemasaran PT KIA Mobil Indonesia bernama Hartanto Sukmono. Kesaksian lelaki tersebut, lanjut Otto sangat penting untuk menjelaskan kejadian sebelum Mirna mengalami kolaps usai meminum es kopi Vietnam.

"‎Ini sangat penting, karena Direktur KIA itu ada saat kejadian, saksi mata dia," kata Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Otto mengatakan posisi duduk Hartanto juga tidak berada jauh dengan bangku Mirna. Maka, kata dia, tidak menutup kemungkinan lelaki yang disebut saksi kunci itu tahu persis situasi di Kafe Olivier.

Bahkan, Otto meyakini jika Hartanto mengetahui gerak gerik Jessica saat menunggu Mirna dan Hanie di meja nomor 54.

"Ada sekitar 2,5 meter (dari Jessica). Jadi kalau itu ada, berarti kan apa yang ditunjukkan saksi ahli rekaman, (tangan Jessica) masuk ke tas itu nggak benar dong. Karena ternyata dia di situ bukan pegang tas, tapi pegang telepon," kata Otto.

Lebih lanjut, Otto mengatakan penyidik Polda Metro Jaya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Hartanto. Dia pun masih menunggu agar jaksa penuntut umum bisa menghadirkan Hartanto di persidangan berikutnya.

"Dia juga sudah diperiksa oleh penyidik, keterangannya ada di BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," katanya.

Pihak Jessica sangat menanti kehadiran Hartanto Sukmono.

"Direktur Kia itu kan saksi yang yang akan dihadirkan oleh Jaksa, tapi sampai sekarang belum diajukan. Kita berharap, apakah nanti pada akhirnya diambil atau tidak (kesaksiannya)," kata Otto.

Otto mengaku pihaknya sangat berharap jaksa penuntut umum bisa secepatnya mendatangkan Hartanto. Pasalnya, kata dia, keterangan Hartanto sangat signifikan untuk bisa menbandingkan keterangan saksi dan ahli yang telah dihadirkan di persidangan.

"Pak Hartanto Sukmono itu direktur, dia datanglah (ke persidangan). Tegakkan kebenaran dan keadilan, karena Jessica membutuhkan kesaksian," harap Otto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jessica Anggap Keterangan Ahli Tak Arahkan Dia Jadi Pembunuh

Jessica Anggap Keterangan Ahli Tak Arahkan Dia Jadi Pembunuh

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:48 WIB

Rentetan Upaya Bunuh Diri Jessica karena Masalah Asmara

Rentetan Upaya Bunuh Diri Jessica karena Masalah Asmara

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 14:06 WIB

Psikiatri RSCM Ungkap Informasi Penting Pemeriksaan Jessica

Psikiatri RSCM Ungkap Informasi Penting Pemeriksaan Jessica

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:24 WIB

Psikiatri RSCM: Jessica Tak Punya Gangguan Jiwa

Psikiatri RSCM: Jessica Tak Punya Gangguan Jiwa

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 12:23 WIB

Jessica Protes Jaksa Tak Terbuka soal Saksi Ahli

Jessica Protes Jaksa Tak Terbuka soal Saksi Ahli

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 10:05 WIB

Psikolog Ungkap Keanehan Pesanan Jessica untuk Mirna

Psikolog Ungkap Keanehan Pesanan Jessica untuk Mirna

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 19:18 WIB

Sebar Berita Bohong, Ayah Mirna Niat Tuntut Pengacara Jessica

Sebar Berita Bohong, Ayah Mirna Niat Tuntut Pengacara Jessica

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 16:14 WIB

Pengacara Jessica Debat Sengit dengan Psikolog

Pengacara Jessica Debat Sengit dengan Psikolog

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 16:07 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB