Oknum PNS Diduga Terlibat Penculikan Diamankan Polisi

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2016 | 00:04 WIB
Oknum PNS Diduga Terlibat Penculikan Diamankan Polisi
Ilustrasi penculikan dan penyekapan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang oknum pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, diamankan polisi lantaran diduga terlibat penculikan mahasiswa di daerah itu.

Menurut Kapolres Rejanglebong AKBP Dirmanto didampingi Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar di Mapolres Rejanglebong, oknum PNS yang diamankan itu ialah Ef (45) warga perumahan BTN Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah. Kemudian satu tersangka lainnya ialah Uc (53) yang juga warga Kelurahan Air Bang.

"Keduanya diduga terlibat dalam kasus penculikan dengan korbannya ialah Angga Putra Satria Amin, umur 22 tahun, warga Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup," kata Chusnul Qomar, Minggu (21/8/2016).

Dalam kasus penculikan ini, tersangka Ef dibantu Uc diduga telah melakukan aksi penculikan dan melakukan pengancaman akan membunuh korban yang diakibatkan dendam. Ef menduga bahwa korban yang merupakan mahasiswa Univeristas Andalas Padang terlibat aksi pembunuhan terhadap anak Ef, yaitu Leo Wahyudi (20) mahasiswa Universitas Andalas Padang pada Mei 2015 lalu.

Aksi penculikan yang dialami korban ini terjadi pada Jumat (19/8) malam. Saat itu, korban dijemput oleh tersangka Uc dari Jalan Sukowati, Kecamatan Curup. Kemudian korban diajak ke Simpang Korem di Kecamatan Curup Selatan dengan alasan mencari travel.

Saat tiba di lokasi yang dituju, Uc meminta korban berhenti. Saat itu muncul mobil warna Silver pelat BD 1889 LU yang dibawa oleh tersangka Ef. Tersangka Ef yang dikenal korban meminta agar korban masuk ke mobil untuk membicarakan masalah anaknya, Leo, yang meninggal tahun lalu.

Korban yang mengenal Ef langsung masuk ke mobil tersangka, kemudian oleh tersangka korban dibawa ke Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang. Ef marah dan kemudian mengikat korban dengan lakban dan mata dan mulut korban ditutup. Korban kemudian dibawa ke Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam perjalanan itu, kata dia, korban diancam akan dibunuh dan kemudian dibuang ke laut. Namun saat tiba di Kecamatan Jarai, Kabupaten Pagar Alam, Sumsel, kedua pelaku lengah dan korban berupaya kabur akibatnya korban dipukuli kedua tersangka. Aksi penganiayaan ini dilihat oleh warga setempat yang kemudian mengamankannya dan membawa mereka ke Polsek Jarai.

Dari informasi yang disampaikan petugas Polsek Jarai ke Polres Rejanglebong, langsung dilakukan penjemputan korban dan kedua tersangka. Korban sampai di Rejanglebong langsung dilarikan ke RSUD Curup guna menjalani perawatan, sedangkan kedua tersangka langsung di gelandang ke Mapolres Rejanglebong.

"Sejauh ini petugas penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada keduanya guna mengetahui penyebab aksi penculikan itu," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta Angkat 250 Guru Bantu Jadi CPNS

Jakarta Angkat 250 Guru Bantu Jadi CPNS

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 17:01 WIB

Dubes: Belum Ada Kelompok Akui Culik Pelaut Indonesia

Dubes: Belum Ada Kelompok Akui Culik Pelaut Indonesia

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 22:47 WIB

Menpan RB Jamin Rasionalisasi PNS Berjalan Otomatis

Menpan RB Jamin Rasionalisasi PNS Berjalan Otomatis

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 15:13 WIB

Siswi Cantik Dicabuli Tiga PNS, Ahok Pecat Mereka Bila Terbukti

Siswi Cantik Dicabuli Tiga PNS, Ahok Pecat Mereka Bila Terbukti

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 17:36 WIB

Dituduh Menghamili, Calon Pengacara Disekap dan Diperas

Dituduh Menghamili, Calon Pengacara Disekap dan Diperas

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 13:18 WIB

Terkini

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB