Dilarang Bermain Pokemon Go di Jalanan Bangkok

Arsito Hidayatullah

Senin, 22 Agustus 2016 | 17:24 WIB
Dilarang Bermain Pokemon Go di Jalanan Bangkok
Pokemon Go. (Shutterstock)

Suara.com - Pihak kepolisian di Bangkok pada Senin (22/8/2016), mengumumkan adanya razia terhadap pengemudi atau pengendara yang bermain Pokemon Go di jalanan kota itu. Langkah ini menyusul kehebohan dan kontroversi pasca-resmi dirilisnya permainan poluper tersebut di Thailand.

Diketahui, Pokemon Go telah resmi dirilis di Thailand awal bulan ini. Hanya saja ternyata, selain disambut gembira sejumlah pihak terutama generasi muda Thailand yang dikenal akrab dengan budaya populer Jepang, kontroversi dan kehebohan pun muncul.

 
Pengaduan dan keluhan terutama muncul terkait gangguan kenyamanan dan keamanan di jalan-jalan Bangkok yang memang sejak dulu dikenal sudah identik dengan kemacetan. Media setempat pun sudah kerap memberitakan gangguan tambahan dari Pokemon Go ini, yang diamini oleh petinggi militer dan keamanan negeri itu.

"Kepala Kepolisian telah memerintahkan semua petugas polisi untuk menangkap pemain Pokemon yang bermain ketika sedang (menggunakan kendaraan) di jalan," ungkap wakil juru bicara Kepolisian Nasional Thailand, Kolonel Krissana Pattanacharoen, kepada awak media.

"Masyarakat memiliki hak untuk memainkan permainan itu, tapi tidak boleh melanggar hak-hak orang lain," tambahnya menegaskan.

Sementara itu, Kolonel Veeravit Vatchanapukka dari Divisi Lalu Lintas Kepolisian Bangkok, menjelaskan langkah yang diambil pihaknya. Menurutnya, sejumlah tim petugas bermotor akan memantau jalan-jalan arteri penting di kota itu, serta siap menangkap para pengemudi yang ketahuan tengah bermain Pokemon Go.

"Kami tidak berkeinginan untuk menangkap banyak orang. Justru, kami berharap program ini akan meningkatkan kepedulian masyarakat tentang ketidakhati-hatian (di jalan)," tuturnya kepada AFP.

Di tengah situasi lalu lintas Bangkok yang terkenal ruwet, kehadiran permainan Pokemon Go diakui cukup menambah masalah. Terbukti, meski sudah macet di mana-mana dan kerap ada masalah antar-pengendara, masih banyak saja orang yang bermain Pokemon Go sambil mengemudi atau naik motor.

Heboh Pokemon Go bahkan juga sudah dimanfatkan oleh sejumlah pengemudi transportasi alternatif Bangkok, termasuk semacam bajaj, dengan menawarkan paket tarif khusus untuk penumpang mereka yang memainkan permainan itu. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Tanda Akun Pokemon GO Kamu Diblokir Permanen!

3 Tanda Akun Pokemon GO Kamu Diblokir Permanen!

Tekno | Kamis, 18 Agustus 2016 | 20:07 WIB

Larang Pokemon Go, Alasan Wali Kota di Prancis Ini Lucu

Larang Pokemon Go, Alasan Wali Kota di Prancis Ini Lucu

Tekno | Kamis, 18 Agustus 2016 | 12:34 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB