Korban Tewas Gempa Italia Bertambah Jadi 120 Orang

Dythia Novianty

Kamis, 25 Agustus 2016 | 03:19 WIB
Korban Tewas Gempa Italia Bertambah Jadi 120 Orang
Petugas melakukan evakuasi korban gempa Italia. [REUTERS/Emiliano Grillotti]

Suara.com - Korban gempa kuat yang terjadi di berbagai kota di Italia pada Rabu dini hari (24/8/2016), bertambah sedikitnya menjadi 120 orang. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi.

Puluhan lainnya masih hilang akibat dari gempa berkekuatan 6,2SR dan serangkaian gempa susulan yang mengguncang Umbria, Lazio dan Le Marche, sekitar 80 sampai 100 mil timur laut dari Roma. Renzi menyampaikan hal ini saat mengunjungi Amatrice, merupakan daerah paling sulit terjangkau di atas wilayah Le Marche.

Kantor berita Italia ANSA melaporkan, sedikitnya 35 tewas di Amatrice, 11 di Accumoli dekat Rieti, dan 17 orang di provinsi Ascoli Piceno, dekat Pescara del Tronto. Renzi melaporkan sebanyak 35 orang tewas di Le Marche.

Sebagian besar, korban tewas di pusat kota Amatrice, terkubur logam dan puing-puing batu yang runtuh akibat gempa awal dan gempa susulan.

"Seluruh langit-langit jatuh namun tidak mengenai saya," kata warga Maria Gianni, kepada AP seperti dilansir dari USA Today, Kamis (25/8/2016).

Vatikan mengirimkan tim enam orang dari pasukan pemadam kebakaran Kota Vatikan ke Amatrice, Kamis pagi (waktu setempat). Sebuah pernyataan mengatakan, keputusan itu diambil sebagai tanda kedekatan paus terhadap korban gempa.

Di beberapa kota, tim penyelamat dibantu dengan buldoser secara bergantian menggali tumpukan puing-puing, mencari korban yang kemungkinan tewas.

sebagai otoritas memperingatkan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Walikota Sergio Pirozzi, walikota Amatrice mengatakan kepada AP bahwa tim penyelamat mencoba untuk mencapai 69 dusun di sekitar kota itu.

Sementara itu, Stefano Pertucci, walikota Accumoli mengatakan kepada RAI-TV, sedikitnya 2.500 orang telah mengungsi di Accumoli, termasuk 2.000 musim panas wisatawan.

"Kami akan mencoba untuk membantu mereka semua, tapi sebaiknya meninggalkan negara itu," ucapnya menurut ANSA.

Sementara itu, Fabrizio Curcio selaku direktur badan perlindungan sipil Italia, megaktifkan prosedur darurat nasional. Dia mengatakan, gempa setara dengan yang pernah terjadi di L'Aquilla pada tahun 2009, menewaskan lebih dari 300 orang.

Italia, yang berada di dua jalur patahan adalah salah satu negara yang paling rawan gempa di seluruh Eropa.

Gempa pertama terjadi sekitar 03:30 waktu setempat di dekat Norcia, sebuah kota kecil sekitar 105 mil dari Roma, menurut Survei Geologi AS. Tidak ada korban dilaporkan ada, tetapi gempa merusak bangunan, menurut Rai News24.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Tewas Gempa Italia Bertambah Jadi 21 Orang

Korban Tewas Gempa Italia Bertambah Jadi 21 Orang

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 16:17 WIB

Italia Diguncang Gempa 6,1 SR, Tiga Kota Terisolir

Italia Diguncang Gempa 6,1 SR, Tiga Kota Terisolir

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:16 WIB

Terkini

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

×