Korban Terbesar Trafficking Adalah TKI dari NTB

Adhitya Himawan

Kamis, 25 Agustus 2016 | 07:05 WIB
Korban Terbesar Trafficking Adalah TKI dari NTB
Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. [suara.com/Laban Laisila]

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengungkapkan TKI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan penyumbang tertinggi kasus trafficking.

"Khusus NTB masih yang tertinggi kasus trafficking," kata Nusron Wahid pada Rapat Koordinasi Program Poros Layanan Terintegrasi TKI bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang dan Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, di Mataram, NTB, Rabu (24/8/2016).

Ia menjelaskan, selama ini permasalahan pengiriman TKI ada dua hal, di antaranya kelebihan kerja dan nonprosedural.

"Problem kekinian TKI itu adalah kelebihan kerja dan TKI yang nonprosedural. Inilah yang paling banyak terjadi," katanya lagi.

Menurut Nusron, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) masih terjadi. Padahal pemerintah telah memberlakukan moratorium TKI.

"Ini mobilisasi ditutup, tapi masih saja mengirim. Trafficking," kata dia.

Dia menyebutkan, modusnya bermacam-macam, mulai dari menjadi cleaning service di negara tujuan setelah sebelumnya melancong, mengaku sebagai jemaah umrah tetapi tidak pulang-pulang, kemudian pergi berziarah tetapi tidak pulang.

"Mau sampai kapan kita seperti itu, sehingga datanya tidak diketahui KBRI," ujar Nusron pula.

Ia menambahkan, selama ini di NTB, para TKI mengaku kesulitan dalam mengurus administrasi jika bekerja di luar negeri.

Bahkan untuk bisa berangkat harus memasuki 24 pintu, harus ada izin kepala desa, belum lagi ongkos resmi dan tidak resmi yang harus dibayar.

"Baru calon TKI, bagaimana sudah berangkat dan di negara penempatan," katanya pula.

Lebih lanjut Nusron menyampaikan harus melihat TKI dari multisektoral bukan secara sektoral semata. BNP2TKI menawarkan sistem satu pintu seperti yang sekarang sudah berhasil dilakukan di Kalimatan yaitu "One Stop Service" dan replikasinya sekarang ada di Nunukan.

"Data remitensi atau uang TKI yang masuk ke Indonesia mencapai 10,6 miliar dollar AS. Tetapi meski menghasilkan seperti itu, TKI dieksploitasi macam-macam," ujar dia lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

14 Orang Ditangkap di Kasus Perdagangan Manusia TKI

14 Orang Ditangkap di Kasus Perdagangan Manusia TKI

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 14:26 WIB

Ahok Pernah Ditawari Golkar Duet Bersama Nusron Wahid

Ahok Pernah Ditawari Golkar Duet Bersama Nusron Wahid

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 17:13 WIB

Ahok Cuma Mau Cuti Waktu Kampanye, Ini Kata Nusron Wahid

Ahok Cuma Mau Cuti Waktu Kampanye, Ini Kata Nusron Wahid

News | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 22:59 WIB

Dua Pelaku Perdagangan Manusia di Bitung Diringkus Polisi

Dua Pelaku Perdagangan Manusia di Bitung Diringkus Polisi

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 22:45 WIB

TKW Dipaksa Jadi Pelacur, Polisi akan Periksa Petugas Imigrasi

TKW Dipaksa Jadi Pelacur, Polisi akan Periksa Petugas Imigrasi

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 14:04 WIB

Kejam! Dijadikan PSK, 23 TKW Dipaksa Layani 9 Tamu dalam Sehari

Kejam! Dijadikan PSK, 23 TKW Dipaksa Layani 9 Tamu dalam Sehari

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 13:59 WIB

Aksi Pasutri Ini Sadis, Jadikan TKW Pelacur Gratis di Malaysia

Aksi Pasutri Ini Sadis, Jadikan TKW Pelacur Gratis di Malaysia

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 13:32 WIB

Terkini

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

×