Enam Nelayan Indonesia Ditahan di Malaysia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 September 2016 | 03:13 WIB
Enam Nelayan Indonesia Ditahan di Malaysia
Ilustrasi nelayan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Penegakan Hukum Maritim Malaysia menahan enam nelayan Indonesia. Mereka dituduh mencari ikan secara ilegal di perairan Pulau Kendi, Pulau Pinang.

Nelayan yang ditangkap Senin pukul 17.24 waktu setempat terdiri atas seorang tekong, dan lima awak. Masing-masing berusia 15 hingga 35 tahun.

Wakil Direktur Operasi Daerah Maritim 2 Pulau Pinang Azman Samsudin mengatakan penangkapan dilakukan ketika pasukannya sedang menjalankan Operasi Khusus Satria Utara di perairan tersebut. Pasukan menghampiri perahu yang dilihat dalam keadaan mencurigakan, dan menemukan enam nelayan Indonesia di atas "boat" tersebut, katanya.

Dia mengatakan nelayan tersebut gagal menunjukkan dokumen pengenalan diri yang sah untuk masuk ke negara ini. Semua nelayan tersebut mengakui berasal dari Pantai Labu, Medan, Indonesia.

Aparat Malaysia itu merampas hasil tangkapan seberat 100 kilogram beserta peralatan nelayan.

"Boat nelayan tersebut telah dibawa ke Jati Limbungan Batu Maung untuk tindakan lebih lanjut," katanya.

Minister Konselor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia Bidang Penerangan Sosial dan Budaya, Trigustono Supriyono ketika dikonfirmasi mengatakan, akan meminta akses kekonsuleran guna menemui para nelayan yang ditahan.

Sementara itu Counsellor Consular Affairs KBRI Malaysia, Yusron B Ambary berjanji akan meneruskan informasi tersebut ke KJRI Penang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susi Ajak Nelayan Ganti Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan

Susi Ajak Nelayan Ganti Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 17:45 WIB

Menteri Susi: Pencurian Ikan Musuh Bersama

Menteri Susi: Pencurian Ikan Musuh Bersama

News | Selasa, 06 September 2016 | 03:06 WIB

Cuaca Buruk, Nelayan Cianjur Melaut Sampai Perbatasan Jatim

Cuaca Buruk, Nelayan Cianjur Melaut Sampai Perbatasan Jatim

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 14:35 WIB

Gerai Perizinan Kapal Ikan KKP Tersebar di 12 Lokasi

Gerai Perizinan Kapal Ikan KKP Tersebar di 12 Lokasi

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 17:06 WIB

KKP Antisipasi Modus Baru Kejahatan Perikanan

KKP Antisipasi Modus Baru Kejahatan Perikanan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:57 WIB

Tolak Banding Izin Reklamasi Teluk Jakarta

Tolak Banding Izin Reklamasi Teluk Jakarta

Foto | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:57 WIB

Pemerintah Pulangkan 15 Nelayan Sumatera Utara Dari Malaysia

Pemerintah Pulangkan 15 Nelayan Sumatera Utara Dari Malaysia

News | Minggu, 28 Agustus 2016 | 14:28 WIB

Lima Nelayan Pengguna Bom Ikan Ditangkap Polair

Lima Nelayan Pengguna Bom Ikan Ditangkap Polair

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 06:40 WIB

KKP Usut Tuntas Perompakan Nelayan Rajungan di Lampung

KKP Usut Tuntas Perompakan Nelayan Rajungan di Lampung

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 09:59 WIB

Atasi Perompakan Nelayan, Tim KKP Terjun ke Lampung

Atasi Perompakan Nelayan, Tim KKP Terjun ke Lampung

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 12:34 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×