Empat Alasan Ahli Jika Mirna Bukan Keracunan Sianida

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 08 September 2016 | 05:03 WIB
Empat Alasan Ahli Jika Mirna Bukan Keracunan Sianida
Terdakwa Jessica Kumala Wongso dan pengacara Otto Hasibuan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (5/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ahli patologi forensik Universitas Indonesia Djaja Surya Atmadja menduga Wayan Mirna Salihin tewas akibat menenggak racun lain. Bukan sianida yang selama ini disebut oleh kepolisian dan pengadilan.

Dugaan itu didasarkan atas yang dilihat Djaja terkait gejala-gejala sebelum korban meregang nyawa.

"Korban ini masih muda dan meninggal mendadak setelah meminum kopi. Saya menduga bisa saja keracunan, tetapi bukan sianida," ujar Djaja yang hadir sebagai saksi ahli dari pihak terdakwa Jessica Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016) malam.

Dia tidak dapat memastikan racun apa yang mematikan korban. Seharusnya, lanjut Djaja, pihak penyidiklah yang membuktikan hal tersebut melalui proses otopsi, sesuatu yang tidak dilakukan dalam kasus tewasnya Mirna.

Korban, kata dia, tidak bisa disimpulkan mengonsumsi sianida karena tanda-tanda khas zat toksik tersebut tidak terdapat pada tubuh Mirna.

"Gejalanya adalah kulit merah terang, sementara kulit korban kebiruan. Kedua, adanya bau almon pahit, di mana dalam kasus ini tidak ada," kata Djaja.

Ketiga, dia menambahkan, warna lambung akan merah terang, tetapi pada kasus ini kehitaman.

Terakhir, kandungan sianida seharusnya ada di hati dan darah, juga ada asam tiosianat dalam urine. Sementara bukti dari penyidik, sianida hanya terdapat di lambung dengan konsentrasi 0,2 miligram perliter dan tanpa asam tiosianat.

Selain keracunan, Djaja juga meminta semua pihak tidak menyampingkan kemungkinan Mirna meninggal alamiah secara mendadak. Ada beberapa sebab kematian tiba-tiba tersebut.

"Umumnya adalah aneurisma (pecahnya pembuluh darah di kepala), radang otak, kelainan jantung, pecahnya pembukuh darah di paru-paru akibat TBC dan radang paru-paru," tuturnya.

Otopsi Jenazah Pada persidangan yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB tersebut, hakim Binsar Gultom sempat menanyakan kepada ahli kemungkinan melakukan autopsi pada jenazah Mirna yang sudah dikubur untuk memastikan sebab kematian korban.

Djaja menjawab hal itu bisa dilakukan jika memang dianggap perlu oleh jaksa dan penyidik. Akan tetapi, kalaupun diterapkan, dia menganggap itu tidak efektif.

"Bisa kacau datanya karena sianida bisa saja bertambah atau berkurang karena tanah juga mengandung zat tersebut. Efektivitasnya diragukan," kata Djaja.

Seharusnya, pihak penyidik melakukan otopsi sesaat setelah Mirna meninggal dunia dan tidak cuma melakukan pemeriksaan luar dan pengambilan sampel hati, empedu, ginjal dan urine seperti yang dilakukan tim forensik Polri karena pihak keluarga Mirna menolak autpso.

"Kalau hanya mengambil sampel organ sama saja dengan pemeriksaan luar. Penyebab kematian tidak akan bisa ditentukan," ujar Djaja. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Alasan Jaksa Nilai Keterangan Saksi Ahli Jessica Meragukan

Dua Alasan Jaksa Nilai Keterangan Saksi Ahli Jessica Meragukan

News | Rabu, 07 September 2016 | 23:34 WIB

Jessica Minta Hakim Tunda Sidang Pekan Depan

Jessica Minta Hakim Tunda Sidang Pekan Depan

News | Rabu, 07 September 2016 | 22:52 WIB

Berteriak, Ayah Mirna Diusir Polisi dari Sidang Jessica

Berteriak, Ayah Mirna Diusir Polisi dari Sidang Jessica

News | Rabu, 07 September 2016 | 22:10 WIB

Meski Kuburan Mirna Dibongkar, Sudah Tak Efektif Cari Sianida

Meski Kuburan Mirna Dibongkar, Sudah Tak Efektif Cari Sianida

News | Rabu, 07 September 2016 | 21:00 WIB

Pengacara Jessica Yakin Mirna Bukan Korban Pembunuhan

Pengacara Jessica Yakin Mirna Bukan Korban Pembunuhan

News | Rabu, 07 September 2016 | 20:09 WIB

Foto Mirna dengan Wajah Merah Dimentahkan

Foto Mirna dengan Wajah Merah Dimentahkan

News | Rabu, 07 September 2016 | 19:32 WIB

Saksi Dibentak Jaksa, Pengacara Jessica: Ikuti Aturan Mainlah!

Saksi Dibentak Jaksa, Pengacara Jessica: Ikuti Aturan Mainlah!

News | Rabu, 07 September 2016 | 20:01 WIB

Ribut, Pengacara Jessica: Hormati Saksi Saya, Jangan Bentak!

Ribut, Pengacara Jessica: Hormati Saksi Saya, Jangan Bentak!

News | Rabu, 07 September 2016 | 18:25 WIB

Kenapa Polri Pindahkan Pelaku Teror Bom Gereja Medan ke Jakarta?

Kenapa Polri Pindahkan Pelaku Teror Bom Gereja Medan ke Jakarta?

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:18 WIB

Saksi Jessica Simpulkan Mirna Meninggal Bukan karena Sianida

Saksi Jessica Simpulkan Mirna Meninggal Bukan karena Sianida

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:12 WIB

Terkini

Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal

Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah

Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Kaltim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:50 WIB

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×