Pengacara Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Bantah Merampok

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 09 September 2016 | 19:56 WIB
Pengacara Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Bantah Merampok
Tersangka penyandera orang kaya di Pondok Indah dibawa polisi untuk pengembangan [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pengacara tersangka AJS, Bambang Sunaryo, membantah AJS menjadi dalang di balik aksi penyanderaan terhadap keluarga mantan petinggi Exxonmobil, Asep Sulaiman, di Jalan Bukit Hijau IX, nomor 17, Pondok Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016) lalu.

Bambang juga menegaskan peristiwa itu bukan bermotif perampokan. Kedatangan AJS ke rumah Asep, kata dia, lantaran memiliki permasalahan pribadi dengan Asep.

"Ini bukan perampokan. Ada urusan privacy. Karena AJS dengan ibu E (istri Asep Sulaiman) ada hubungan pekerjaan," kata Bambang di Polda Metro Jaya, Jumat (9/9/2016).

Mengenai urusan pribadi apa sehingga AJS dan teman-temannya masuk rumah Asep, Bambang tak mau membeberkan kepada wartawan. Dia meminta wartawan menanyakan langsung kepada keluarga Asep.

"Silakan konfirmasi ke AS (Asep Sulaiman) dan istri. Nanti penyelidikan kenapa AJA bawa S dan rekan lainnya. Bapak AS pernah telepon ke istri AJS bilang 'tidak usah khawatir ini masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan.' Kurang lebih masalah dari dua tahun. AJS, AS dan istri saling kenal. AJS dan AS kenal 2010. Kalau AJS dan istri AS kenal dari dua tahun lalu," kata dia.

Bambang menekankan AJS pernah menjadi pengawal Asep saat masih bekerja sebagai petugas pengamanan Exxonmobil.

"AJS pernah ngawal korban," katanya.

Bambang mengatakan kalau hari itu AJS merampok tentu tidak selama itu berada di rumah Asep. Kalau merampok, kata dia, tentu juga AJS tidak salat berjamaah di rumah tersebut.

"Kalau perampokan tenggat waktu 5-20 menit. Tapi ini sekian jam. Mereka ada komunikasi dengan AS. Ada komunikasi dua arah seperti alat bareng. AJS secara ekonomi cukup," kata Bambang.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah AJS, S, RH, dan SAS.

Para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP, Pasal 363 KUHP tentang Perampasan Hak Kemerdekaan Seseorang serta Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api. Mereka terancam pidana penjara maksimal seumur hidup.

Polisi juga masih mencari lelaki berinisial C yang diyakini ikut terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Viral Sikap Arogan Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ke Mahasiswa di Kaltim

Viral Sikap Arogan Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ke Mahasiswa di Kaltim

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:49 WIB

AAJI Catat 29 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

AAJI Catat 29 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Cuaca Semarang Panas Menyengat, Suhu Udara Diprakirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Panas Menyengat, Suhu Udara Diprakirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:43 WIB

PKS Soroti Polemik Ijazah Gibran: Pemimpin Harus Lahir dari Meritokrasi, Bukan Dispensasi!

PKS Soroti Polemik Ijazah Gibran: Pemimpin Harus Lahir dari Meritokrasi, Bukan Dispensasi!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Bela Teman Berujung Dihajar: Oknum Mahasiswa Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember

Bela Teman Berujung Dihajar: Oknum Mahasiswa Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Arti Mimpi Mendapat Uang Kertas Banyak, Pertanda Rezeki atau Duka?

Arti Mimpi Mendapat Uang Kertas Banyak, Pertanda Rezeki atau Duka?

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:40 WIB

BEI Umumkan Langkah Usai Rapat dengan MSCI, Saham Terkonsentrasi Bakal Ditendang dari IHSG

BEI Umumkan Langkah Usai Rapat dengan MSCI, Saham Terkonsentrasi Bakal Ditendang dari IHSG

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Berangkat Subuh Hanya Perahu yang Pulang: Nelayan Pesisir Barat Hilang Diterjang Ombak 2,5 Meter

Berangkat Subuh Hanya Perahu yang Pulang: Nelayan Pesisir Barat Hilang Diterjang Ombak 2,5 Meter

Lampung | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:33 WIB

7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC

7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:30 WIB

2 Rekomendasi Produk Sariayu untuk Memudarkan Flek Hitam dan Kusam

2 Rekomendasi Produk Sariayu untuk Memudarkan Flek Hitam dan Kusam

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×