Kasus Reklamasi Teluk Jakarta, Fadli Zon: Bisa Hancur Negara Kita

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 15 September 2016 | 20:13 WIB
Kasus Reklamasi Teluk Jakarta, Fadli Zon: Bisa Hancur Negara Kita
Nelayan segel pulau G hasil reklamasi

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon ‎menyebut pemerintah melakukan tindakan yang berbahaya dengan membuat kebijakan yang kerap berubah-ubah. Contohnya kebijakan proyek reklamasi Teluk Jakarta yang sekarang dimulai lagi, padahal sebelumnya dihentikan.

"Ya ini kan pengelolaan kebijakan oleh pemerintah ini kelihatan sama sekali tidak harmonis antara menteri satu dengan menteri lain. Antara menteri yang lama dan yang baru," kata Fadli di DPR, Kamis (15/9/2016).

"Ini menunjukkan segala sesuatu yang dilakukan tanpa dasar perencanaan dan pelaksanaan yang matang. Saya kira ini sangat membahayakan dalam menyelenggarakan negara. Bisa hancur negara kalau kayak begini cara memerintahnya. Ketidakjelasan dan ketidakpastian," ‎Fadli menambahkan.

‎Politikus Gerindra mengatakan masalah hukum proyek reklamasi Teluk Jakarta harus diperjelas lagi, apakah melanggar hukum atu tidak, sehingga dasar untuk melanjutkan proyek menjadi kuat.

Proyek reklamasi digugat oleh Koalisi Nelayan Tradisional Indonesia ke Pengadilan Tata Usaha Negara. PTUN akhirnya memutuskan mengabulkan sebagian gugatan dengan meminta Gubernur Jakarta mencabut SK reklamasi. Namun, pemerintah melakukan banding.

"Harusnya dihormati dulu dong proses hukum nggak bisa seenaknya seperti itu," tuturnya.

Sikap pemerintah yang demikian, menurut Fadli, menimbulkan preseden yang buruk di masyarakat. Pemerintah diianggap tidak memberikan keteladanan dalam menaati hukum.

"Kalau demikian, orang lain akan menirukan hal yang sama," tuturnya.‎

‎"Pembangkangan terhadap kebijakan yang dianggap melawan hukum. Kalau begini, pasti ujungnya anarki dan anarki itu diciptakan oleh pemerintah. Karena itu ada aksi ada reaksi," Fadli menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 14:13 WIB

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

×