Jessica Anggap Saksi Ahli Jaksa Tak Lebih Baik dari Saksinya

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 19 September 2016 | 15:09 WIB
Jessica Anggap Saksi Ahli Jaksa Tak Lebih Baik dari Saksinya
Terdakwa Jessica Kumala Wongso dan pengacara Otto Hasibuan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (5/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menilai perbedaan pernyataan saksi ahli yang dihadirkan pihaknya dan jaksa tidak masalah.

Otto mengatakan keterangan ahli psikologi Universitas Indonesia Dewi Taviana Walida berdasarkan analisa dari saksi ahli pihak tim jaksa penuntut umum yang sebelumnya dihadirkan di sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin.

"Loh dari awalkan kita tahu dari awal dia (Dewi) meneliti dari data-data dari ahli terdahulu, kan biasa second opinion kan. Kalau dokter A perbedaan pendapat. Kemudian anda dokter B itu kan ada perbedaan kemudian ada dikasih pendapat lagi, itu namanya second opinion gitu loh," kata Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).

Adanya perbedaan pendapat ahli itu, Otto pun mencontohkan pemeriksaan rontgen pasien rumah sakit yang bisa dilakukan antar dokter yang berbeda.

"Hasil rontgen saja bisa dibaca dan dianalisis antar dokter," kata Otto.

Dia pun juga menyinggung hasil pemeriksaan kejiwaa yang dilakukan saksi ahli Jaksa, Antonia Ratih Anjani soal gerakan Jessica yang menaruh paper bag di meja nomor 54 kafe Olivier. Kata Otto, Ratih hanya menganalisa berdasarkan kebiasan-kebiasan anak muda saat berkumpul di kafe bukan secara langsung kepada Jessica.

Malah Otto menganggap hasil analisa Ratih yang menilai perilaku Jessica di kafe Olivier tidak objektif. Sebab tidak melalui prosedur penelitian yang dilakukan seorang ahli.

"Dibilang saksi (Dewi) ini tidak objektif, tidak metodelogi, tidak ilmiah atau apalah istilahnya. Tapi bayangkan saja dulu saksi dia (Ratih) bersaksi hanya dengan 'pada umumnya', dia tidak melakukan penelitian sebagaimana seharusnya," kata Otto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Ahli Jessica Tak Banyak Jawab Pertanyaan Hakim

Saksi Ahli Jessica Tak Banyak Jawab Pertanyaan Hakim

News | Senin, 19 September 2016 | 13:59 WIB

Saksi Bingung Analisa Kejiwaan Jessica Bertentangan

Saksi Bingung Analisa Kejiwaan Jessica Bertentangan

News | Senin, 19 September 2016 | 13:12 WIB

Jaksa Cecar Psikolog Soal Catatan Kriminal Jessica di Australia

Jaksa Cecar Psikolog Soal Catatan Kriminal Jessica di Australia

News | Senin, 19 September 2016 | 12:47 WIB

Jaksa Ragukan Keterangan Saksi Ahli Jessica, Ini Alasannya

Jaksa Ragukan Keterangan Saksi Ahli Jessica, Ini Alasannya

News | Senin, 19 September 2016 | 12:13 WIB

Psikolog Beberkan Perilaku Jessica Saat Susun Paperbag di Meja

Psikolog Beberkan Perilaku Jessica Saat Susun Paperbag di Meja

News | Senin, 19 September 2016 | 11:37 WIB

Pengacara Jessica Tanya Prosedur Pemeriksaan Kejiwaan ke Ahli

Pengacara Jessica Tanya Prosedur Pemeriksaan Kejiwaan ke Ahli

News | Senin, 19 September 2016 | 11:21 WIB

Saksi Jessica Sebut CCTV Olivier Data Minim

Saksi Jessica Sebut CCTV Olivier Data Minim

News | Senin, 19 September 2016 | 10:56 WIB

Sidang ke-22 'Kopi Maut Mirna', Saksi Pertama Jessica Psikolog

Sidang ke-22 'Kopi Maut Mirna', Saksi Pertama Jessica Psikolog

News | Senin, 19 September 2016 | 10:28 WIB

Hadapi Sidang Ke-22, Ini yang Akan Dilakukan Jessica

Hadapi Sidang Ke-22, Ini yang Akan Dilakukan Jessica

News | Senin, 19 September 2016 | 09:09 WIB

Pengacara Minta Jaksa Jemput Jessica Tepat Waktu

Pengacara Minta Jaksa Jemput Jessica Tepat Waktu

News | Jum'at, 16 September 2016 | 02:00 WIB

Terkini

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

×