Sandiaga Apresiasi Upaya Polisi Cegah Isu SARA di Pilgub DKI

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 29 September 2016 | 23:09 WIB
Sandiaga Apresiasi Upaya Polisi Cegah Isu SARA di Pilgub DKI
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Kamis (29/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga  Uno mengapreasiasi upaya tim Cyber Crime Mabes Polri yang melakukan pengawasan di media sosial untuk mengantisipasi isu SARA dan kampanye hitam, jelang Pilkada DKI Jakarta periode 2017-2022.

Dia pun meminta masyarakat yang menggunakan media sosial untuk tidak saling memperdebatkan adanya beda pendapat soal siapa pemimpin yang akan mereka pilih.

"Mari kita bangun medsos kita yang memberikan nilai tambah jangan I hate you I love you jangan cuma mengedepankan kalau bukan dukung gua lu bukan temen gua," kata Sandiaga saat ditemui di bilangan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2016).

Sandiaga pun mengaku pemantauan media sosial oleh pihak kepolisian merupakan terobosan yang baru untuk mencegah penggunaan isu SARA di Pilkada oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

"Kita lagi mempelajari, ini sesuatu yang baru, jangan sampai kegiatan yang memecah belah kita masuk di medsos dan akhirnya menimbulkan kerawanan," kata dia.

Dia pun mengaku akan mengajak masyarakat Jakarta terutama kalangan anak muda agar lebih mengedepankan pendekatan humanis agar tidak terpancing dengan hal-hal yang bersifat destruktif sehingga merugikan orang lain.

"Di satu pihak juga kita tidak ingin membunuh kreativitas anak muda di medsos, yang jelas kita tetap kedepankan demokrasi yang sejuk," kata Sandiaga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Boy Sadikin: Kalau Pak Ahok Kan Satu Kursi Rp50 Juta

Boy Sadikin: Kalau Pak Ahok Kan Satu Kursi Rp50 Juta

News | Kamis, 29 September 2016 | 21:22 WIB

Kubu Anies-Sandiaga Targetkan 2,8 Juta Suara Pemilih

Kubu Anies-Sandiaga Targetkan 2,8 Juta Suara Pemilih

News | Kamis, 29 September 2016 | 21:18 WIB

Boy Sadikin: Masih Ada Kader PDIP Dukung Anies-Sandi

Boy Sadikin: Masih Ada Kader PDIP Dukung Anies-Sandi

News | Kamis, 29 September 2016 | 19:40 WIB

Sandiaga Bakal Umumkan Dana Kampanye Pilgub Pertengahan Oktober

Sandiaga Bakal Umumkan Dana Kampanye Pilgub Pertengahan Oktober

News | Kamis, 29 September 2016 | 18:56 WIB

Gerindra Klaim Tak Biayai Kampanye Anies-Uno

Gerindra Klaim Tak Biayai Kampanye Anies-Uno

News | Kamis, 29 September 2016 | 17:38 WIB

Disindir Adian Terlilit Banyak Skandal, Ini Komentar Sandiaga

Disindir Adian Terlilit Banyak Skandal, Ini Komentar Sandiaga

News | Kamis, 29 September 2016 | 18:18 WIB

Jelang Deklarasi Tim Pemenangan Anies-Sandi, Ki Kusumo Muncul

Jelang Deklarasi Tim Pemenangan Anies-Sandi, Ki Kusumo Muncul

News | Kamis, 29 September 2016 | 17:21 WIB

Sandiaga Terbelit 'Panama Papers', Politisi PDI P: Mending Mundur

Sandiaga Terbelit 'Panama Papers', Politisi PDI P: Mending Mundur

News | Kamis, 29 September 2016 | 16:51 WIB

Koalisi Anies-Uno Pikirkan Strategi Pengumpulan Dana Kampanye

Koalisi Anies-Uno Pikirkan Strategi Pengumpulan Dana Kampanye

News | Kamis, 29 September 2016 | 16:49 WIB

Sandiaga Tepis Tuduhan Ahok Punya Banyak Harta di Luar Negeri

Sandiaga Tepis Tuduhan Ahok Punya Banyak Harta di Luar Negeri

News | Kamis, 29 September 2016 | 15:18 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×