48 Pasien Tewas di RS Manula, Polisi Jepang Buru "Malaikat Maut"

Liberty Jemadu

Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:20 WIB
48 Pasien Tewas di RS Manula, Polisi Jepang Buru "Malaikat Maut"
Ilustrasi tangan memegang jarum suntik berdarah (Shutterstock).

Suara.com - Hampir 50 orang tewas beruntun di sebuah rumah sakit khusus para manula di Yokohama, Jepang selama periode Juli hingga September. Polisi setempat menduga pasien-pasien yang tewas itu dibunuh oleh seseorang yang melakukan aksinya karena belas kasihan.

Polisi menduga pelaku pembunuhan berantai, di rumah sakit berkapasitas 85 tempat tidur di kota terbesar kedua di Jepang itu, dilakukan oleh orang dalam yang paham dengan ilmu kedokteran dan punya hubungan kuat dengan fasilitas kesehatan tersebut.

Sejauh ini polisi, yang telah memulai penyelidikan sejak September lalu, belum menangkap satu pun tersangka.

Polisi mengatakan bahwa pelaku, yang dijuluki sebagai "malaikat maut", menggunakan racun untuk membunuh korban-korbannya. Ia diyakini memasukkan sebuah zat kimia yang digunakan pada cairan disinfektan ke dalam kantong infus pasien.

Sialnya penyelidikan polisi terhambat karena 46 pasien yang tewas sudah dikremasi. Kini tinggal dua jenazah pasien yang wafat pada September lalu yang bisa diperiksa oleh polisi. Keduanya berusia 88 tahun dan diduga tewas akibat keracunan.

Petinggi di Rumah Sakit Oguchi sendiri mengatakan awalnya mereka menduga kematian pasien-pasien itu biasa, karena beberapa di antara mereka menderita sakit parah.

"Tetapi kami memang merasa bahwa jumlah pasien yang meningal sedikit meningkat," kata dia.

Lima pasien tewas pada hari yang sama di akhir Agustus lalu. Sementara empat lainnya meninggal bersamaan pada awal September kemarin.

Petugas rumah sakit mulai curiga ketika Nobuo Yamaki meninggal pada 20 September. Seorang perawat menemukan gelembung-gelembung aneh di dalam kantong infus lelaki tua itu. Yamaki meninggal dua hari setelah pasien lain bernama Sozo Nishikawa tewas keracunan.

Keduanya tewas ketika warga Jepang menikmati libur panjang akhir pekan pada September lalu, ketika negeri itu merayakan hari libur untuk menghormati para manula. Saat itu beberapa staf rumah sakit juga libur.

Polisi menduga si pembunuh memilih korbannya secara acak. Sebanyak 10 kantong infus tak terpakai yang disimpan di balik meja perawat di lantai empat rumah sakit ditemukan memiliki lubang-lubang bekas suntikan.

Sebagian besar pasien di rumah sakit itu memang tak bisa meninggalkan tempat tidurnya dan mengalami susah makan. Sejak penyelidikan digelar, rumah sakit itu tak lagi menerima pasien baru.

Peristiwa ini menambah panjang kejanggalan di RS Oguchi, setelah pada April lalu ditemukan sayatan di jubah salah satu perawat. Sementara pada Agustus, bibir salah satu pekerja terbakar karena mengonsumsi minuman yang telah dicampur dengan pemutih.

Pembunuhan di RS Oguchi, jika benar-benar karena belas kasihan, seperti mengulang peristiwa di Denmark, ketika perawat bernama Christian Hansen terbukti membunuh tiga pasien usia lanjut dan berusaha membunuh korban keempatnya dengan obat-obatan. Ia divonis penjara seumur hidup pada Juni lalu.

Pada Juli lalu 19 pasien di rumah perawatan orang cacat di Sagamihara, Jepang juga dibunuh oleh seorang bekas karyawan di fasilitas tersebut. Sementara di 2014 seorang eks karyawan di sebuah rumah jompo membunuh tiga manula dengan mendorong mereka dari sebuah balkon.

Pada 2006 silam, seorang perawat Jerman bernama Stephen Letter terbukti membunuh 29 pasien, yang rata-rata berusia lanjut, di sebuah rumah sakit di Sonfhofen, Bavaria di antara tahun 2003 dan 2004. (The Straits Times)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Bawa Nostalgia Musim Panas, NCT Wish Rilis Single Jepang 'Boy Meets Girl'

Bawa Nostalgia Musim Panas, NCT Wish Rilis Single Jepang 'Boy Meets Girl'

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:35 WIB

Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"

Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:45 WIB

Sinopsis Tokyo Middle 30, Drama Jepang yang Dibintangi Riisa Naka

Sinopsis Tokyo Middle 30, Drama Jepang yang Dibintangi Riisa Naka

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia

Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Tayang 2 Juli, TOHO Gandeng Netflix Garap Versi Baru The Human Vapor

Tayang 2 Juli, TOHO Gandeng Netflix Garap Versi Baru The Human Vapor

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:38 WIB

Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:52 WIB

Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia

Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:46 WIB

Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara

Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:12 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB