Kasus Madiun Jadi "Kado" HUT Ke-71 TNI

Dythia Novianty

Rabu, 05 Oktober 2016 | 01:59 WIB
Kasus Madiun Jadi "Kado" HUT Ke-71 TNI
Ilustrasi kekerasan jurnalis. [AJI]

"Dari kejadian itu saya mendapat bahan evaluasi yang tajam dan sebenar-benarnya untuk kami (TNI AD) melakukan perbaikan. Koreksi teman-teman wartawan menjadi bahan perbaikan bagi kami," kata Brigjen TNI Benny seusai menemui korban Sony di Denpom V/1 Madiun, Senin (3/10).

Pihaknya menemui Sony guna mendapatkan keterangan tentang kejadian yang sebenarnya dari pihak korban dan apa yang dilakukan oleh prajuritnya di lokasi kejadian.

Ia menilai keterangan dari korban sangat diperlukan sebagai bahan TNI AD untuk memperbaiki sikap dan perilaku para prajuritnya di masa depan. Keterangan korban juga sangat penting sebagai bahan perimbangan dalam penyelidikan kasus pemukulan jurnalis tersebut.

Selain bahan perimbangan, keterangan korban juga akan digunakan sebagai bahan evaluasi diri untuk memperbaiki prajurit TNI AD agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

"Saya juga meminta maaf atas perilaku yang dilakukan oleh prajurit saya, karena apapun itu, tindakan pemukulan adalah salah. Namun yang jelas ini terjadi karena situasional," kata dia.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga meminta agar jurnalis menggunakan "penanya" secara bijak, sehingga TNI di masa depan dapat produktif dan melakukan tugasnya dengan benar.

"Pena Anda adalah bahan koreksi untuk kami, bukan alat untuk mematikan kami. Ke depan kami tetap memerlukan wartawan agar TNI tetap eksis dalam bertugas," katanya lagi.

Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto juga mengungkapkan hal yang sama. Dalam dialognya bersama para wartawan, Selasa di Madiun, ia juga meminta maaf atas kejadian pemukulan jurnalis.

"Kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami semua di jajaran TNI AD. Ke depan kami akan berbenah agar kasus serupa tidak terulang kembali," kata Danrem 081 Kolonel Piek.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Komandan Yonif Para Raider 51/BY Letkol Inf Teadi Aulia, tersebut menghasilkan tiga poin penting.

Yakni permohonan maaf dari pihak Yonif Para Raider 501/BY secara khusus dan seluruh jajaran TNI AD secara umum atas kasus pemukulan jurnalis NetTV. Kemudian, memroses hukum oknum anggota TNI yang telah dilaporkan ke Denpom setempat, serta jaminan jajaran TNI AD dari tingkat pusat hingga daerah untuk berbenah.

"Panglima Divisi 2 Kostrad telah turun langsung dan memberikan pengarahan kepada para prajurit di Mayonif Para Raider 501/BY kemarin. Tujuannya agar kasus serupa tidak terulang di kalangan TNI di masa depan," kata dia.

Kolonel Piek menambahkan, kejadian pemukulan tersebut menjadi koreksi penting di seluruh jajaran TNI yang pada tanggal 5 Oktober ini sedang berulang tahun. Koreksi tersebut akan membuat TNI, khususnya TNI AD serta TNI AU dan TNI AL pada umumnya, menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PWI Kecam Pemukulan Oknum TNI Terhadap Wartawan

PWI Kecam Pemukulan Oknum TNI Terhadap Wartawan

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 04:00 WIB

AJI Kediri Desak Pengusutan Insiden Mendalam

AJI Kediri Desak Pengusutan Insiden Mendalam

News | Minggu, 02 Oktober 2016 | 22:48 WIB

AJI Medan Boikot Lomba Foto & Video yang Diadakan Puspen TNI

AJI Medan Boikot Lomba Foto & Video yang Diadakan Puspen TNI

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 20:37 WIB

AJI Malang Kecam Arogansi TNI AU di Peristiwa Pesawat Tucano

AJI Malang Kecam Arogansi TNI AU di Peristiwa Pesawat Tucano

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 20:47 WIB

Beritakan Penambangan Ilegal, 3 Wartawan Jember Diancam Dibunuh

Beritakan Penambangan Ilegal, 3 Wartawan Jember Diancam Dibunuh

News | Sabtu, 07 November 2015 | 21:25 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×