Pengaruh Tokoh Agama Bisa Turun karena Kasus Dimas Kanjeng

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2016 | 17:17 WIB
Pengaruh Tokoh Agama Bisa Turun karena Kasus Dimas Kanjeng
Kriminolog dari Universitas Indonesia, Andrianus Meliala. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Kriminolog dari Universitas Indonesia, Andrianus Meliala menilai tokoh agama tertentu perlu menanggapi kasus padepokan Dimas Kanjeng yang diduga menjalankan aksi kriminal menggunakan kedok lembaga keagamaan.

"Semua instansi Agama yang tentu dengan kewenangannya masing-masing harus melakukan langkah pro aktif untuk  mengeliminir tahap penyimpangannya," kata Adrianus di Gedung LPSK, jalan Raya Bogor, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (6/10/2016).

Organisasi berlatar keagamaan seperti Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah juga perlu turun tangan. Agar tidak ada tempat atau perkumpulan yang berkedok keagamaan yang menjalankan aksi kriminal.

"Banyak survei yang menyiratkan turunnya pengaruh tokoh agama dalam masyarakat. Karena banyaknya tokoh agama yang menyalahgunakan sosial powernya untuk hal yang menyimpang," katanya.

"Seperti terjadi pada kasus penjualan orang, di situ banayak sekali agama yang masuk, kasus seksual juga seperti itu, banyak sekali ustad yang mengaku diberi kekuatan kepada anak buahnya melalui tindakan seperti itu. Juga seperti ini ada yang mampu menggandakan uang," kata Adrianus.

Oleh karena itu, dia pun meminta kepada Pihak Kepolisian agar mengusut tuntas kasus-kasus yang terjadi saat ini. Apalagi kata dia, saat ini, sering terjadi kasus kriminal yang terjadi pada pusat-pusat seperti padepokan.

"Kalau organisasi mainstream, memang dia sudah ikut aturan organisasi, dibandingkan seperti ini, tapi ujung-ujungnya banyak hal radikal dan kejahatan yang terjadi," kata Adrianus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Belum Mampu Temukan Bunker Uang Dimas Kanjeng

Polisi Belum Mampu Temukan Bunker Uang Dimas Kanjeng

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 16:29 WIB

Busyet, Ada Pengikut Dimas Kanjeng yang Rugi Rp200 Miliar!

Busyet, Ada Pengikut Dimas Kanjeng yang Rugi Rp200 Miliar!

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 16:18 WIB

Cara Kejam yang Dipakai untuk Amankan Dimas Kanjeng

Cara Kejam yang Dipakai untuk Amankan Dimas Kanjeng

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 16:06 WIB

Pakai Simbol Agama, Dimas Kanjeng Bisa Kena Pasal Penistaan Agama

Pakai Simbol Agama, Dimas Kanjeng Bisa Kena Pasal Penistaan Agama

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 15:39 WIB

Saksi dan Keluarga Diancam Pengikut Dimas Kanjeng

Saksi dan Keluarga Diancam Pengikut Dimas Kanjeng

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 15:32 WIB

Dua Saksi Ini Jadi Kunci untuk Bongkar Kasus Dimas Kanjeng

Dua Saksi Ini Jadi Kunci untuk Bongkar Kasus Dimas Kanjeng

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 14:49 WIB

DPR: Mau Jenderal, Kopral, Ikut Dimas Kanjeng Berarti Tak Berotak

DPR: Mau Jenderal, Kopral, Ikut Dimas Kanjeng Berarti Tak Berotak

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 14:42 WIB

Ternyata Ada Tentara dan Polisi yang Jadi Tameng Dimas Kanjeng

Ternyata Ada Tentara dan Polisi yang Jadi Tameng Dimas Kanjeng

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 14:13 WIB

Kenapa LPSK Lindungi 12 Saksi Kasus Dimas Kanjeng?

Kenapa LPSK Lindungi 12 Saksi Kasus Dimas Kanjeng?

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 12:22 WIB

VIDEO: Begini Cara Dimas Kanjeng Gandakan Uang

VIDEO: Begini Cara Dimas Kanjeng Gandakan Uang

Video | Kamis, 06 Oktober 2016 | 12:10 WIB

Terkini

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:36 WIB

Bawa Buku Paradoks Indonesia, Diaspora di Tokyo Ungkap Kesan Haru Bertemu Presiden Prabowo

Bawa Buku Paradoks Indonesia, Diaspora di Tokyo Ungkap Kesan Haru Bertemu Presiden Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:36 WIB

Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:33 WIB

Subsidi Energi Bersih Lebih Banyak Dinikmati Orang Kaya, Studi Ungkap Ketimpangan

Subsidi Energi Bersih Lebih Banyak Dinikmati Orang Kaya, Studi Ungkap Ketimpangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:30 WIB

Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon

Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:27 WIB

Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI

Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Momen Hangat, Anak Diaspora Indonesia di Jepang Sambut Prabowo

Momen Hangat, Anak Diaspora Indonesia di Jepang Sambut Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:10 WIB

Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat

Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:10 WIB

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:06 WIB

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB